Dusun Selopukang

1. Sejarah Singkat

Dusun Selopukang adalah salah satu dusun di wilayah Desa Sendang, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, dusun Selopukang berada di wilayah perbukitan. Ada cerita turun temurun tentang asal usul Dusun Selopukang.

Selopukang adalah nama sebuah dusun yang berada di bawah wilayah pemerintahan Desa Sendang. Selopukang berasal dari dua kata yang disatukan menjadi satu kata “Selopukang”. Selo artinya batu dan Pukang artinya paha. (batu yang berbentuk paha). Konon pada jaman dahulu ada tiga ekor binatang yang saling berseteru.

Dimanapun dan kapanpun ketiga binatang itu bertemu selalu bertengkar dan saling menyerang. Ketiga binatang tersebut adalah Gajah, Buaya (boyo, jawa), dan seekor Naga Raksasa (nogo, jawa). Menurut cerita orang – orang terdahulu yang tinggal di Dusun Selopukang, ketiga binatang tersebut bertemu dan bertengkar adu kekuatan. Binatang yang sama – sama kuat dan buas. Sampai akhirnya pertengkaran berakhir dengan binasanya ketiga binatang tersebut.

Masing – masing tubuh binatang hancur dan terlempar kemana – mana. Salah satunya adalah paha gajah yang terputus dan terlempar sampai ke suatu wilayah dan berubah menjadi batu. Batu yang berbentuk paha gajah itulah yang kemudian dijadikan nama dusun “SELOPUKANG”. Buaya terlempar ke suatu hutan dan akhirnya menjadi nama daerah tersebut yaitu Wonoboyo yang artinya wono = hutan, boyo = buaya. Kemudian Naga raksasa terlempar sampai ke daerah Manyaran dan dijadikan nama Umbul Nogo

Karena berada jauh diatas bukit maka fasilitas yang ada tidak begitu lengkap. Hanya beberapa sarana prasarana dusun yang ada di Dusun Selopukang.

2. Batas Wilayah :

– Utara          : Dusun Kembang

– Selatan       : Dusun Jajar

– Barat          : Dusun Gondanglegi

– Timur         : Dusun Prampelan

3. Kependudukan

Jumlah Penduduk       : 306 Jiwa

Penduduk Laki-laki     : 155 Jiwa

Penduduk Perempuan : 151 Jiwa

Usia Produktif             :  167 Jiwa

Jumlah KK                  : 101 KK

Mata Pencaharian masyarakat : Pedagang, Petani, Buruh Lepas

4. Fasilitas Umum :

  • Masjid / TPQ                           : 2 buah
  • Balai Dusun : 1 buah

5. Geografis dan Potensi

SDA :

  • Lahan pertanian yang subur;
  • Sumber air untuk minum dan MCK tercukupi, meliputi sumber mata air dan sumur bor
  • Pertanian sawah tadah hujan
  • Kegiatan peternakan yang dikelola oleh masyarakat setempat, sapi kambing, ayam

SDM :

  • Tingkat pendidikan masyarakat cukup tinggi;
  • Mayoritas penduduk adalah pedagang, petani dan peternak serta buruh harian lepas;
  • Adanya karang taruna dusun yang cukup aktif dalam bidang sosial kemasyarakatan;
  • Adanya generasi pemuda yang memiliki kreatifitas dan prestasi dalam bidang kesenian dan kewirausahaan.
  • Adanya SDM seni tradisional Karawitan.