Informasi Serta Merta

Informasi Serta Merta di Desa Sendang

No Judul Dokumen Tanggal File
1 Sistem Peringatan Dini, Evakuasi
23 September 2019
Download
2 Dokumen Rencana Kontijensi 23 September 2019 Download
3 Forum Penanggulangan Resiko Bencana
23 September 2019 Download
4 Prosedur Penanganan Bencana Tanah Longsor 23 September 2019 Download
5 Prosedur Penanganan Bencana Kekeringan 23 September 2019 Download
6 Prosedur Penanganan Bencana Puting Beliung 23 September 2019 Download
7 SK Kades Tentang PRB 23 September 2019 Download

Kategori Informasi Publik berikutnya adalah Informasi Serta Merta. Pengaturan soal kategori ini dapat dibaca pada Pasal 10 UU KIP. Berdasarkan pasal tersebut yang dimaksud Informasi Serta Merta adalah informasi yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak dan ketertiban umum dan wajib diumumkan secara serta merta tanpa penundaan.

Begitu informasi dimaksud dikuasai oleh badan publik, serta merta harus diumumkan kepada publik. Hal ini bertujuan agar masyarakat dapat mengantisipasi keadaan darurat atau bahaya sehingga dapat meminimalisir akibat/dampak buruk yang ditimbulkan.

Karena sifatnya yang mengancam hajat hidup dan keselamatan orang banyak, maka kewajiban Badan Publik untuk memastikan informasi ini tersampaikan ke target terdampak menjadi hal yang sangat penting. Karena itu, hal-hal di bawah ini akan membantu Badan Publik dalam menyampaikan informasi yang wajib diumumkan serta merta secara tepat dan efektif:

– Memiliki mekanisme penyampaian informasi yang efektif;
– Memastikan satuan-satuan kerja yang berhubungan mengetahui dan memahami job description terkait mekanisme tersebut ; dan
– Mengetahui siapa target terdampak yang perlu mengetahui informasi ini.

Cara Penyampaian Informasi Serta Merta:
1. Diumumkan secara serta merta dengan menggunakan bahasa yang baik dan benar, mudah dipahami, serta media yang tepat, dan disampaikan tanpa adanya penundaan;
2. Terlebih dahulu diumumkan kepada masyarakat yang potensial menjadi korban;
3. Pengumuman informasi serta merta sekaligus diberikan informasi mengenai langkah-langkah mempersiapkan diri dan tindakan yang harus diambil bila keadaan darurat atau bahaya tersebut terjadi, prosedur dan tempat evakuasi, cara mendapatkan bantuan, dll;
4. Diumumkan dengan media yang paling tepat untuk menjangkau masyarakat (misal: pengeras suara, radio, televisi, kentongan, dsb)

Referensi:
———–, Undang-undang No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik
———–, Peraturan Komisi Informasi No. 1 Tahun 2010 tentang Standar Layanan Informasi Publik, KI Pusat, 2010

Henry Subagiyo dkk, Anotasi Undang-undang No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, KI Pusat – ICEL, 2009

Facebook Comments