Dusun Sokogunung

Sejarah singkat

Berdasarkan penuturan dari Tokoh masyarakat sekaligus mantan Kades Sendang, Alm. H.Mino, Bc.Hk, bahwa Desa Sendang pada awalnya dihuni oleh para pelarian Kerajaan Majapahit pada masa-masa keruntuhannya. Para pelarian Kerajaan Majapahit ini lari karena enggan diperintah oleh Kesultanan Demak yang telah menaklukkan kerajaan yang beribu kota di Trowulan tersebut. Pasalnya, Kerajaan Demak memiliki keyakinan yang berbeda dengan mereka kala itu.

Akhirnya mereka lari ke berbagai penjuru. Salah satunya ke Desa Sendang ini. Dan mereka pun tidak langsung menempati lokasi balai desa saat ini, namun mereka memilih bermukim di dekat puncak bukit Soko Gunung. Sekarang daerah tersebut dinamakan Dusun Sokogunung. Semakin lama, jumlah kepala keluarga yang tinggal di sana semakin banyak karena para pelarian itu beranak pinak. Akhirnya beberapa keluarga memilih turun dari bukit dan membuat tempat tinggal baru. Dari situ muncul permukiman baru di kaki Bukit Soko Gunung.

Sebelum Waduk Gajah Mungkur dibangun, ada sungai yang mengalir di bawah Bukit Soko Gunung. Karena zaman dulu sungai dianggap sebagai sumber kehidupan, maka semakin banyaklah orang-orang yang bermukim di situ, dan jadilah Desa Sendang. Kata “Sendang” dipilih karena di sekitar aliran sungai tersebut ada sebuah sendang.

Dusun Sokogunung terletak diatas dataran tinggi, lebih dari 650 MDPL. Mayoritas mata pencaharian masyarakatnya adalah petani.

Jumlah Penduduk : 275

  • Laki -laki          : 137
  • Perempuan      : 138
  • Usia Produktif  : 23
  • Jumlah KK        : 52

Infrastruktur & Fasilitas Umum :

  • Jalan dusun berupa rabat beton dua lajur
  • Terdapat Masjid Dusun yang diberi nama “Al Huda”
  • Balai Dusun
  • Terdapat Sumur Bor Pamsimas
  • Mata air ditengah dusun

Obyek Wisata :

  • Wisata landasan take off paralayang bertaraf internasional “Bukit Joglo” dikelola BUMDes Sendang Pinilih
  • Wisata Menara Pandang, wisata pemandangan alam untuk melihat kota Wonogiri dari ketinggian, dikelola oleh LMDH (Lembaga Masyarakat Dekat Hutan) bekerjasama dengan Karang Taruna “Ikras”.
  • Green House perkebunan anggur.

Sarana Olahraga :

  • Lapangan Voli
  • Take off paralayang