BPJS Ketenagakerjaan sosialisasikan manfaat kepesertaan program Jamsostek

WONOGIRI, sendang-wonogiri.desa.id │ Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) Ketenagakerjaan cabang Surakarta melakukan sosialisasi program bagi perangkat desa di Kabupaten Wonogiri pada Senin, 8 Nopember 2021 bertempat di Aula Dinas PMD Kab. Wonogiri.  Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas PMD, Antonius Purnama Adi dan dihadiri oleh sekretaris desa dari 85 desa dari Kecamatan Selogiri, Wonogiri, Eromoko, Purwantoro, Paranggupito, Karangtengah, dan Tirtomoyo.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memberi pengetahuan serta pemahaman tentang pentingnya dan manfaat BPJS Ketenagakerjaan. Program bagi penerima Upah di BPJS Ketenagakerjaan terdapat 4 (empat) program yaitu JKK (Jaminan Kecelakaan Kerja), JKM (Jaminan Kematian), JHT (Jaminan Hari Tua) dan JP (Jaminan Pensiun).

Kadinas PMD Kab. Wonogiri, Antonius Purnama Adi mengatakan menurut Inpres Nomor 2 Tahun 2021, bahwa seluruh pekerja baik penerima upah (PU) dan bukan penerima upah (BPU) dengan status Non ASN dan penyelenggara pemilu merupakan peserta aktif Porgram Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Ia menambahkan sebaiknya ketua RT dan RW dapat dimasukkan kedalam program, saat ini di Wonogiri ada 5.907 RT dan 2.100 RW.”Mereka juga harus dilindungi dengan program Jamsostek,” jelasnya.

Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan ini menghadirkan Bambang Margono sebagai pemateri. Disampaikan bahwa peserta akan mendapat santunan penuh selama dalam proses bekerja berlangsung dan memiliki surat perintah kerja dari instansi tempat bekerja, sehingga selama proses bekerja peserta akan dilindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan jika mengalami kecelakaan atau meninggal. Keanggotaan BPJS ketenagakerjaan berlaku selama yang bersangkutan masih dalam ikatan kontrak kerja pada instansi yang mengikutsertakan dan akan secara otomatis diputus jika yang bersangkutan berhenti atau mengundurkan diri. BPJS Ketenagakerjaan sebagaimana dimaksud menyelenggarakan program seperti Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Hari Tua, Jaminan Pensiun dan Jaminan Kematian. Dan sesuai dengan ketentuan mengenai iuran program diatas untuk program sesuai arahan yang akan didanai APBD dan di wajibkan untuk setiap Tenaga Non PNS yaitu : Jaminan Kecelakaan Kerja sebesar : 0,24% x Upah Kerja dan Jaminan Kematian Sebesar : 0,30% x Upah Kerja.

Bambang Margono menambahkan saat sosialisasi berakhir, berharap seluruh RT & RW, Linmas bisa bergabung bersama BPJS. “Terima kasih kepada seluruh sekdes yang sangat antusias mengikuti sosialisasi, kami harap seluruh RT/RW, Linmas bisa masuk bersama kedalam Jamsostek,” papar Bambang. (as)

About sendang-wonogiri 620 Articles
kami hanya sangat ingin tahu...kami ingin meniru mereka yang luar biasa, yang sederhana dalam ucapan dan tulisan, tetapi hebat dalam tindakan...

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan