Bimtek SDM Aparatur Pemerintah Desa Tahun 2021

WONOGIRI – sendang-wonogiri.desa.id │Sembilan desa se-Kecamatan Wonogiri melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur pemerintah desa di Hotel Grand Bintang, Jl. Lawu, Beji, Tawangmangu, Kec. Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama 2 hari, Jum’at-Sabtu (29-30 Oktober 2021) dengan diikuti 37 peserta dari 9 desa. Mereka adalah Kades, Sekdes, Bendahara Desa, Kaur/Kasi, dan Pendamping Desa Kecamatan Wonogiri.

Menurut Hartono, Kades Manjung, selaku ketua panitia penyelenggara mengatakan bahwa bimtek peningkatan SDM aparatur pemerintah desa dilaksanakan dengan anggaran peningkatan SDM dari masing-masing desa yang dikeloala oleh panitia bersama. “Regulasi tata kelola pemerintahan desa semakin banyak, melalui bimtek ini diharapkan desa-desa di Kecamatan Wonogiri semakin meningkatkan mutu pelayanan. Apalagi saat ini delapan desa di Kecamatan Wonogiri sedang melaksanakan proses seleksi pengisian perangkat desa. Jika ada permasalahan dapat ditanyakan kepada narasumber dari Dinas PMD Wonogiri,” jelas Hartono saat menyampaikan laporan kegiatan dihadapan peserta bimtek, Jum’at (29/10).

Hartono menambahkan, ada tiga materi pokok yang disampaikan dalam bimtek kali ini, yakni SOTK, Penyusunan SPJ, dan SID. Panitia menghadirkan narasumber dari Dinas PMD Kabupaten Wonogiri, Inspektorat Kabupaten dan Ketua PPID Desa Sendang.

Camat Wonogiri, Djoko Purwidyatmo saat membuka bimtek menyampaikan harapannya kepada desa-desa supaya menata kelola pemerintahannya dengan baik. “Semua harus memiliki tanggungjawab dalam mengelola kegiatan, punya akuntabilitas tinggi, karena saat ini semua lini berbasis sistem. Buatlah program kegiatan untuk pemberdayaan masyarakat, perbanyak inovasi dan jangan terbiasa dengan kebiasaan,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa Kecamatan Wonogiri adalah kecamatan kota di Wilayah Kabupaten Wonogiri yang sering dipakai sebagai tolok ukur. “Khususnya desa-desa di Kecamatan Wonogiri untuk mempersiapkan dengan baik tata kelola pemerintahan dan tata kelola keuangan sejak awal. Sehingga semua dokumen sudah siap ketika ada uji petik,” tandasnya.

Selaku narasumber, Kabid Pemdes Dinas PMD Kabupaten Wonogiri, Zyqma Idatya Fitha dan Tenaga Ahli Dinas PMD Kabupaten Wonogiri, Satya Graha, untuk memberikan materi pemahaman terkait SOTK dan korelasi penyusunan RKPdes dan APBDes. Hal ini disampaikan karena 9 desa di Kecamatan Wonogiri akan ditunjuk sebagai pilot project penerapan Siskeudes secara online di tahun 2022. Satya Graha mengatakan, harus dipersiapkan perencanaan sejak awal agar semua desa dapat menetapkan APBDes 2022 paling lambat 31 Desember 2021.

Sementara itu, Sriyono dan Kris, dari Inspektorat Kabupaten Wonogiri menyampaikan materi terkait penyusunan laporan pertanggungjawaban. “Sebelum menyusun RKPDes, APBDes buatlah terlebih dahulu RAB (Rencana Anggaran Biaya) baik kegiatan fisik maupun non fisik agar mudah dalam pelaksanaan kegiatan maupun penyusunan SPJ,” jelas Kris.

Dalam bimtek tersebut juga disampaikan materi SID (Sistem Informasi Desa), PPID oleh Sekretaris Desa Sendang, Agung Susanto. Ia mengatakan, materi SID dan PPID sengaja diminta secara khusus oleh panitia untuk berbagi pengalaman terkait pengelolaan informasi di desa. “Saya sekedar berbagi tips saja, karena semua desa pernah belajar bersama. Tinggal memotivasi…” pungkas Agung saat menyampaikan materi di aula lantai 4, Hotel Grand Bintang, Sabtu (30/10) (adm)

About sendang-wonogiri 620 Articles
kami hanya sangat ingin tahu...kami ingin meniru mereka yang luar biasa, yang sederhana dalam ucapan dan tulisan, tetapi hebat dalam tindakan...

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan