Program Pendataan Keluarga 2021 di Wonogiri dimulai, 2.790 petugas dikerahkan

WONOGIRI, sendang-wonogiri.desa.id – Program Pendataan Keluarga 2021 resmi dimulai Kamis (1/4/2021). Sebanyak 2.790 petugas data di Kabupaten Wonogiri siap melakukan pendataan keluarga. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKB dan P3A) Setyorini menjelaskan Program Pendataan Keluarga ini merupakan kegiatan rutin dari pemerintah pusat dalam kurun waktu lima tahunan yang menjadi tugas pokok dari Dinas PPKB dan P3A Kabupaten Wonogiri. Setyorini yang ditemui di Kompleks RSUD dr. Soediran Wonogiri, Kamis (1/4/2021), menyampaikan tujuan dari program ini untuk mengumpulkan dan memiliki data basis bagi pencapaian pengendalian jumlah penduduk dan sebagai bahan pertimbangan rumusan arah kebijakan Pemkab Wonogiri.

kepala-dinas-PPKB dan P3A

Setyorini, Kepala Dinas PPKB dan P3A Kabupaten Wonogiri.

Setyorini mengungkapkan pihaknya telah membentuk tim Pendataan keluarga sebanyak lebih dari 2.800 personil untuk melakukan tugas ini. “Kegiatan ini diawali dengan pelatihan bagi petugas internal Kabupaten Wonogiri. Setelah itu, mereka akan menjadi trainer untuk PKB (Penyuluh Keluarga Berencana) sejumlah 70 orang. Dan dari 70 orang itu lantas melatih lagi kader pendata di seluruh Kabupaten Wonogiri sebanyak 2.790 orang. Satu kader pendata akan bertugas mendata keluarga di lingkungannya. Biasanya mereka adalah kader dari RT, RW, dan dusun yang melakukan pendataan di wilayahnya masing-masing,” terangnya.

Setyorini menjelaskan bahwa pendataan keluarga ini nantinya telah terintegrasi dengan sistem informasi menggunakan perangkat android.

“Dari 294 desa dan kelurahan di Kabupaten Wonogiri, hanya 10 desa yang menggunakan form manual karena merupakan daerah blankspot. Sisanya semua desa dan kelurahan menggunakan perangkat android. Pakai sistem. Jadi begitu dia masukkan, akan langsung terintegrasi dengan manager data dan supervisor manager data, akan nge-link langsung ke aplikasi Pemkab dan Pemprov Jateng juga,” kata Setyorini.

Beberapa poin penting dalam pendataan keluarga adalah terkait jumlah keluarga sesuai KK, keberadaan balita dalam keluarga, pola asuh dan pemberian gizi cukup pada balita dan anak, serta pendidikan anak. Tingkat kesejahteraan keluarga juga akan menjadi poin pertanyaan penting.

“Hal-hal yang berkaitan dengan kesejahteraan keluarga ini antara lain pekerjaan dan tingkat ekonomi keluarga, kelayakan rumah hunian, termasuk keharmonisan keluarga. Apakah ada masalah, pisah ranjang, atau bercerai, kami harap masyarakat dapat menjawab pertanyaan ini dengan jujur. Karena dari sini kami akan dapat mendeteksi banyak hal, seperti masalah stunting pada anak, KDRT, tingkat kemiskinan, dan sebagainya. Warga tidak perlu sungkan, justru kalau ada masalah bisa disampaikan, barangkali Pemerintah bisa membantu” ungkapnya.

Setyorini menghimbau semua keluarga di Kabupaten Wonogiri dapat menerima kedatangan kader pendata dan dapat menyampaikan data keluarga dengan benar, jujur, dan trasnparan. Pihaknya berharap hasil dari pendataan keluarga ini dapat menjadi data basis yang akurat dan valid untuk menentukan arah kebijakan Pemkab Wonogiri khususnya dalam hal pengentasan kemiskinan, pengendalian penduduk, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta pembangunan yang tepat sasaran.

Sumber : SIKP_kominfowng

About sendang-wonogiri 609 Articles
kami hanya sangat ingin tahu...kami ingin meniru mereka yang luar biasa, yang sederhana dalam ucapan dan tulisan, tetapi hebat dalam tindakan...

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan