jingle-desa-wisata

Jingle Wisata persembahan KKN PPM UGM dongkrak potensi Desa Sendang

Kabar Desa Seni dan Kebudayaan

WONOGIRI, sendang-wonogiri.desa.id │ KKN-PPM UGM JT-337 Unit Wonogiri yang diterjunkan di Desa Sendang sejak tanggal 28 Juni 2020 telah ditarik pada tanggal 18 Agustus 2020. KKN-PPM UGM periode 2 tahun 2020 ini sangat berbeda. Karena masih dalam masa pandemi, sehingga KKN diselenggarakan dengan metode daring (dalam jaringan) untuk mencegah potensi penularan Covid-19. Walaupun pelaksanaan KKN dilakukan secara daring, namun antusias para mahasiswa cukup tinggi untuk mengabdi dan berinovasi demi membantu masyarakat dalam mengembangkan potensi desa.

jingle-desa-wisata

KKN-PPM UGM JT-337 Unit Wonogiri, selain menghasilkan dokumen paket wisata desa ternyata mampu mempersembahkan karya berupa jingle “Desa Wisata Sendang”. Jingle yang menjadi salah satu proker (program kerja) para mahasiswa ini merupakan sebuah karya seni yang diusung dalam rangka memperkenalkan potensi wisata Desa Sendang kepada masyarakat umum.

Salah satu anggota mahasiswa KKN PPM UGM, Icha Maharani Umaira, prodi sastra jawa mengatakan jingle tersebut dibuat sebagai salah satu media promosi wisata berdasarkan pada salah satu potensi desa Sendang yaitu pada sektor pariwisata. Ia juga aktif menulis artikel tentang pranatawicara (MC berbahasa jawa) di website Desa Sendang.

Meskipun masih dalam masa pandemi Covid-19 sehingga sektor pariwisata yang menjadi andalan Desa Sendang untuk meningkatkan pendapatan asli desa masih ditutup, namun jingle Desa Wisata ini diharapkan mampu mendongkrak kunjungan wisatawan setelah kondisi normal. Hal itu disampaikan oleh Agung Susanto, sekretaris desa Sendang usai mengikuti webinar yang diselenggarakan oleh Bappeda Kabupaten Wonogiri dalam rangka pemaparan program kegiatan KKN yang telah dilaksanakan para mahasiswa di Kabupaten Wonogiri.

“Semoga pandemi Covid-19 ini segera berakhir agar berbagai tempat wisata, khususnya yang ada di Desa Sendang dapat dibuka kembali dan menjadi tempat tujuan rekreasi sekaligus pendapatan ekonomi bagi masyarakat,” harapnya.

Ia menambahkan Jingle Desa Wisata Sendang akan dijadikan salah satu tampilan awal ketika desa menerima kunjungan wisatawan maupun studi banding terkait sektor pariwisata. Saat ini Desa Sendang memiliki potensi wisata yang dikelola oleh BUMDes Sendang Pinilih yaitu Puncak Joglo, Watu Cenik, Bukit Watu Lumbung, dan Menara Pandang. Di Puncak Joglo selain dapat menikmati indahnya perbukitan gunung seribu dan hamparan perairan Waduk Gajah Mungkur, para wisatawan juga disuguhi wisata tandem paralayang. Dengan tarif terjangkau wisatawan dapat terbang tandem dengan pilot-pilot paralayang yang telah bersertifikat menikmati indahnya kota Wonogiri dari ketinggian. (adm)

Tinggalkan Balasan