Ditengah pandemi Covid-19, TMMD Sengkuyung I akhirnya selesai

WONOGIRI, sendang-wonogiri.desa.id : Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Tahap I Tahun 2020 Kodim 0728/Wonogiri yang berada di Dusun Kolotoko, Desa Sendang, Kecamatan Wonogiri yang dimulai tanggal 16 Maret 2020 lalu telah usai. Penutupan yang biasanya berada di lapangan desa dimana program itu dilaksanakan, kali ini digelar di ruang kerja Bupati Wonogiri, Selasa (14/04/2020). Kondisi ini dikarenakan masih berlangsungnya pandemi Covid-19 dibeberapa wilayah termasuk Wonogiri.

Pada kesempatan tersebut Dandim mengucapkan terima kasih kepada pemerintah kabupaten Wonogiri yang sudah sangat mendukung kegiatan ini. Dan kepada masyarakat Desa Sendang Dandim memberikan apresiasi atas dukungan dan kerja keras sehingga pelaksanaannya bisa berjalan lancar.

tmmd-sengkuyung-satu

Penutupan kegiatan TMMD Sengkuyung I Wonogiri di ruang kerja Bupati Wonogiri, Selasa (14/04/2020). (Dok.desa.id – Foto : SP)

“Setiap kami mengunjungi lokasi TMMD, sangat terlihat guyub rukun dan gotong-royong antara anggota Kodim 0728/Wonogiri bersama masyarakat, ini menunjukkan antusias serta keseriusan kita semua dalam mendukung dan mensukseskan program TMMD”, ungkap Dandim.

Terkait dengan Virus Covid-19, Dandim juga mengapresiasi kepada pejabat desa, karena masyarakat yang mudik langsung diberi sosialisasi agar melaksanakan karantina mandiri selama 14 hari.

Dalam kesempatan itu Bupati Wonogiri Joko Sutopo juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran TNI khusus pada Kodim 0728/Wonogiri yang telah memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan infrastruktur. Dengan keterbatasan anggaran yang ada, tetapi masih bisa mencapai hasil yang sangat luar biasa, jadi ada over prestasi yang diselenggarakan oleh TMMD Sengkuyung tahap I tahun 2020.

“Semoga kedepan akan menjadi satu inspirasi dan motivasi masyarakat untuk tetap menjaga nilai-nilai kebersamaan dan gotong-royong. Harapan kita semua hasil dari TMMD bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Wonogiri pada umumnya, dan dengan diserahkannya hasil karya nyata kemanunggalan TNI dengan warga masyarakatnya,” pungkas Joko Sutopo yang akrab dipanggil mas Jekek.

Ia menambahkan, pemerintah daerah berkewajiban untuk selalu melakukan evaluasi mendorong ke depan untuk bagaimana kita berbuat, sehingga simbol-simbol kegotong-royongan, simbol-simbol kebersamaan, identitas-identitas nasionalisme ini tetap terjaga di Kabupaten Wonogiri.

tmmd-sengkuyung-satu

Kades Sendang, Sukamto Priyowiyoto saat meninjau langsung kegiatan TMMD Sengkuyung I Wonogiri di Dusun Kolotoko, Desa Sendang beberapa waktu lalu. (Dok.desa.id – Foto : SP)

Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Imron Masyhadi, mengatakan kegiatan TMMD yang dilaksanakan dari tanggal 16 Maret sampai dengan 14 April 2020 tersebut menyelesaikan semua sasaran, diantaranya pembangunan Talud jalan Volume P 87,8 M x T 2,75 M x Tebal 0,3 M selesai 100 %. “Pembangunan Gorong-Gorong 100 %. Pembangunan Jembatan Volume = P. 6,2 M x L. 4 M selesai 100 %. Pembangunan Makadam Volume = P. 667 M x L. 3,5 M x Tebal 0,15 M selesai 100 %,” jelas Dandim.

tmmd-sengkuyung-satu

Kades Sendang, Sukamto Priyowiyoto saat mengecek langsung jembatan hasil kegiatan TMMD Sengkuyung I Wonogiri di Dusun Kolotoko, Desa Sendang beberapa waktu lalu. (Dok.desa.id – Foto : SP)

Adapun Kegiatan Non Fisik seperti penyuluhan kesehatan, pengobatan gratis dll tidak dilaksanakan, hal ini berdasarkan Surat Telegram Komandan Korem 074/Warastratama Nomor ST / 220 / 2020 Tanggal 16 Maret 2020 Tentang Meningkatkan Kewaspadaan Terhadap Resiko Penularan Infeksi Corona. TMMD Sengkuyung tahap I tahun 2020 di Desa Sendang ini menggunakan anggaran sebesar Rp. 395.000.000,- yang berasal dari APBD Propinsi Jateng Rp. 155.000.000,- APBD Kabupaten Wonogiri Rp. 200.000.000,- dan swadaya masyarakay Rp. 40.000.000,-.(adm)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan