Kisah warga Sendang relakan wifi-nya dipakai siswa belajar selama Covid 19

WONOGIRI, sendang-wonogiri.desa.id – Salah satu warga Desa Sendang, Kecamatan Wonogiri , Sugiyanto (40th) merelakan jaringan Internet wifi di rumahnya untuk membantu siswa mengerjakan tugas selama wabah virus corona atau covid-19. Ia melakukan hal itu awalnya secara tidak sengaja, semenjak wabah virus corona atau Covid-19 masuk ke Wonogiri, ia sering berada dirumahnya di Dusun Sendang RT 01 RW 02, Desa Sendang.

belajar-online

Para pelajar memanfaatkan akses wifi di rumah Bp Sugiyanto (40th) Dusun Sendang, Senin (6/4/2020)

Saat ditemui reporter sendang-wonogiri.desa.id, ia tengah menunggui warga yang ikut memakai wifi di rumahnya, Senin (6/4/2020) pagi. Ia mengatakan sejak 20/3/2020 banyak warga yang terdiri dari para pelajar SD, SMP, SMA hingga mahasiswa yang mengerjakan tugas maupun ujian online dirumahnya.

“Awalnya ada beberapa remaja didepan rumah saya, setelah kami ngobrol-ngobrol ternyata mereka mengerjakan ujian sekolah, mereka minta ijin memakai wifi rumah saya,” jelasnya.

Lantaran tak tega Sugi mempersilakan mereka masuk ke rumah. Dia menyiapkan beberapa kursi di ruang tamu yang letaknya berjarak satu meter. Ruang tamu yang cukup luas diubah layaknya kelas. Ia paham seputar wabah Covid-19 di Wonogiri dan berupaya melakukan pencegahan. Sugi juga menyediakan sarana cuci tangan bagi para tamunya.

Sugi memaklumi karena sejak wabah Covid-19 melanda, para siswa di Wonogiri harus belajar di rumah. Dia sempat khawatir jika tak difasilitasi, pihak terkait akan membubarkan mereka yang saat itu berkerumun di halaman rumah. Maklum saja, pemerintah sedang gencar memberi imbauan agar warga tak berkerumun untuk memutus rantai penularan Covid-19.

belajar-online

Pelajar memerlukan jaringan wifi untuk mengikuti ujian online, (6/4/2020)

Saat berbincang-bincang dengan reporter sendang-wonogiri.desa.id seringkali ia bertanya kepada para siswa yang ikut memakai wifi-nya. “Akses internetnya lancar tidak?” Sugi bertanya.

“Lancar Pak,” jawab mereka. Sugi merasa lega. Dia sempat khawatir jaringan Internet berkecepatan 10 mbps yang dipasangnya sejak tiga bulan sebelumnya tak mampu mengaver kebutuhan para pelajar untuk mengerjakan ujian sekolah dan ujian akhir semester.

Kebiasaan pelajar mengerjakan ujian, mengerjakan tugas, dan lainnya, kadang mereka berjumlah delapan orang, kadang hingga belasan orang. Rata-rata mereka beraktivitas menggunakan Internet pukul 08.00 WIB-11.00 WIB. Senin itu pelajar yang datang dari SMK Pancasila 1 Wonogiri, SMK Gajah Mungkur Wuryantoro, SMKN 1 Wonogiri, dan Kejar Paket C. “Tadi juga ada mahasiswa UTP [Universitas Tunas Pembangunan] yang mengerjakan tugas dan guru SD yang ikut pakai Internet di rumah saya. Anak SD juga ada,” ulas Sugi.

Lelaki yang juga dosen Jurusan Ekonomi Syariah di Sekolah Tinggi Agama Islam Mulia Astuti Wonogiri itu mempersilakan pelajar atau kalangan lainnya menggunakan jaringan Internet di rumahnya. Ia berharap selama pelajar melakukan kegiatan belajar di rumah tidak terkendala akses internet. (Sumber : Sugi)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan