Inovasi saat pandemi Corona, Desa Sendang luncurkan aplikasi Layanan Online Siadpend Cenik

WONOGIRI, sendang-wonogiri.id – Pemerintah Desa Sendang, Kecamatan Wonogiri memiliki inovasi dalam menghadapi pandemi Corona saat ini. Aplikasi pelayanan online yang sudah mereka rintis sejak 2019 bisa digunakan maksimal saat ini. Desa Sendang memiliki aplikasi untuk melayani administrasi masyarakat bernama SIADPEND CENIK. Aplikasi itu bisa diunduh di Playstore dan digunakan oleh warga.

siadpend-cenik

Tampilan Aplikasi Siadpend Cenik di Playstore (Dok.desa.id – Foto : ag)

“Semenjak ada Covid -19 ini kami instruksikan warga untuk meminta pelayanan lewat aplikasi itu,” kata Kepala Desa (Kades) Sendang Sukamto Priyowiyoto, Minggu (29/3/2020).

siadpend-cenik

Aplikasi yang diberi nama SIADPEND CENIK (Sistem Administrasi Kependudukan Cepat dengan NIK) ini dapat diunduh di playstore atau di website sendang-wonogiri.desa.id pada menu layanan publik. Warga tinggal mengunduh dan login menggunakan NIK (Nomor Induk Kependudukan). Karena berbasis NIK, maka aplikasi ini memang dikhususkan untuk warga Desa Sendang. Dalam aplikasi ada pilihan seperti permohonan surat keterangan, surat kelahiran, surat kematian, dan lain sebagainya. Warga bisa mengakses layanan tersebut tanpa harus keluar rumah atau bertatap muka.

Video Panduan Siadpend Cenik

“Kami merintis sejak pertengahan 2019 kemudian mendapat approve Google baru awal tahun ini dan pas momennya,” jelas Sukamto saat dihubungi reporter sendang-wonogiri.desa.id.

Ia menambahkan, soal adanya aplikasi ini sudah dilakukan sosialisasi ke warga. Melalui media sosial yang dimiliki desa, aplikasi tersebut terus disosialisasikan bahkan panduan melalui video yang diunggah di youtube juga telah lakukan. Ia berharap setelah masa tanggap darurat Convid-19 berakhir, layanan online desa ini dapat disosialisasikan secara tatap muka pada pertemuan-pertemuan warga.

Sasaran awal sosialisasi adalah generasi muda/karang taruna yang dianggap melek teknologi. Bagi warga yang gagap teknologi (Gaptek) bisa meminta bantuan warga lain yang memiliki kemampuan dan paham teknologi. (*adm/ag)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan