Kekeringan melanda, DPD LDII Wonogiri bantu air bersih di dua kecamatan

WONOGIRI, sendang-wonogiri.desa.id-Musim kemarau tahun ini sangat terasa di wilayah Kabupaten Wonogiri. Kecamatan Tirtomoyo tahun ini masuk dalam daftar kecamatan di Wonogiri yang terdampar kekeringan dan krisis air bersih. Total hingga kini sudah ada 9 kecamatan di wilayah Jateng tenggara itu yang kekeringan. Berdasarkan laporan, dari 14 desa/kelurahan yang di Tirtomoyo, ada 5 desa yang kekurangan air minum atau air bersih. Sedikitnya 380 kepala keluarga terdampak di lima desa tersebut.

bantuan-air-bersih

Camat Tirtomoyo menerima bantuan air bersih secara simbolis dari perwakilan pengurus DPD LDII Wonogiri

Terpanggil dengan kondisi tersebut, keluarga besar LDII Wonogiri yang diwakili Drs Jumino MM dan Wanhat KH Sunadi Ali Mustofa menyerahkan bantuan air bersih sebanyak 25 tangki. Bantuan itu diarahkan untuk membantu warga Kecamatan Tirtomoyo dan Nguntoronadi Wonogiri yang kini dilanda kekurangan air bersih. “Musim kemarau tahun ini memang sangat terasa sehingga kita berharap bantuan ini akan bermanfaat bagi warga yang membutuhkan,” kata Sunadi.

bantuan-air-bersih

Salah satu warga saat akan mengambil air bersih dari mobil tangki bantuan dari DPD LDII Wonogiri

Sementara, Camat Tirtomoyo Kuswarno saat menerima secara simbolis bantuan air bersih dari DPD LDII Kabupaten Wonogiri di Kantor Desa Tanjungsari Tirtomoyo, Senin (7/10/2019) menuturkan, 5 desa yang dilanda krisis air bersih adalah Desa Tanjungsari, Tirtomoyo, Sendangmulyo, Ngarjosari dan Desa Hargantoro. “Jumlah tersebut bisa bertambah lagi kalau tidak segera turun hujan. Selain itu, Sungai Wiroko saat ini kering kerontang tidak ada airnya,” paparnya.

bantuan-air-bersih

Warga saat mengantre air bersih dari mobil tangki bantuan dari DPD LDII Wonogiri

Untuk mengatasi kekeringan yang tidak hanya bersifat sementara, Pemkab Wonogiri sedang merencanakan pembangunan sarana air bersih dengan mengangkat sumber-sumber air bawah tanah. Bebatuan karst di Wonogiri bagian selatan selama ini memang diketahui banyak menyimpan sumber air dan sungai bawah tanah. Pemkab Wonogiri menyiapkan Rp 28 miliar untuk program pembebasan 7 kecamatan langganan kekeringan dari krisis air bersih setiap tahunnya. Tujuh kecamatan itu adalah Pracimantoro, Paranggupito, Manyaran, Eromoko, Giriwoyo, Giritontro, dan Nguntoronadi. (adm)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan