Puskesmas Wonogiri II sosialisasikan rencana penanganan air minum komunal

sendang-wonogiri.desa.id │ Rabu (21 Agustus 2019) Puskesmas Wonogiri II mengadakan sosialisasi tentang penanganan air minum komunal di Dusun Prampelan, Desa Sendang, Kecamatan Wonogiri. Acara dilaksanakan mulai pukul 10.00 WIB, dibuka oleh Hani Setyaningsih selaku bidan desa. Dalam pembukaannya Hani Setyaningsih mengajak warga masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan. Salah satu faktor penunjang kesehatan adalah air. Air yang kita konsumsi harus benar – benar air yang bersih agar tidak mengundang penyakit.

sosialisasi-air-minum-komunal

Puskesmas Wonogiri II menggelar sosialisasi rencana penanganan air minum komunal di dusun Prampelan, Rabu (21/8) (Dok.desa.id – foto : Edi)

Selesai pembukaan dilanjutkan dengan Bina Sasana oleh Titik Widyastuti, petugas promosi kesehatan Puskesmas Wonogiri II. Warga yang hadir diajak untuk merefresh otot dan pikiran dengan senam menyanyikan lagu Air Sehat.

Selanjutnya sambutan dari Sukamto Priyowiyoto selaku Kepala Desa Sendang. Ia menghimbau segenap warga masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kesadaran diri dan keluarga dalam menjaga pola hidup bersih dan sehat. Ia juga mengajak warga agar meningkatkan pengetahuan tentang kualitas air minum yang layak untuk dikonsumsi. “Mari kita tingkatkan kesehatan dari diri kita sendiri, kita jaga kesehatan lingkungan. Jaga kebersihan sumber mata air yang ada,” tuturnya.

sosialisasi-air-minum-komunal

Kades Sendang, Sukamto Priyowiyoto saat memberikan sambutan pada sosialisasi rencana penanganan air minum komunal di dusun Prampelan, Rabu (21/8) (Dok.desa.id – foto : Edi)

Selain itu, Kepala Desa juga memberikan saran kepada pengurus Pamsimas untuk selalu berkoordinasi agar terjalin kerja sama yang baik dalam mengelola sumber daya air minum di dusun Prampelan.

dusun-prampelan

Warga dusun Prampelan mengikuti sosialisasi rencana penanganan air minum komunal, Rabu (21/8) (Dok.desa.id – foto : Edi)

Administrasi pamsimas perlu ditingkatkan agar mudah dalam pelaporan. Hal ini di tegaskan oleh Trisni Jumiarsih, AMKL saat memberikan pemaparan materi rencana pengamanan air minum komunal. Diharapkan setiap terjadi kerusakan, penambahan jaringan maupun penambahan anggota baru pengguna air minum komunal senantiasa dicatat dalam administrasi kelompok agar mempermudah proses pelaporan kepada pihak – pihak terkait sekiranya diperlukan anggaran dalam jumlah yang lebih banyak. (admin-edi)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan