Halal bi halal warnai pertemuan lintas sektoral UPTD Puskesmas Wonogiri II

WONOGIRI, sendang-wonogiri.desa.id – Puskesmas Wonogiri II menyelenggarakan kegiatan pertemuan lintas sektoral wilayah Kecamatan Wonogiri yang dirangkai dengan halal bi halal, bertempat di Rumah Makan Padi Resto, Giripurwo, Wonogiri. Hadir dalam acara tersebut Camat Wonogiri, Kapolsek, Danramil, Kepala KUA Kecamatan Wonogiri, Kepala Puskesmas Wonogiri II beserta staf, Lurah/Kades, Ketua LPM dan karang taruna dalam wilayah kerja UPTD Puskesmas Wonogiri II.

lintas-sektor

Kepala UPTD Puskesmas Wonogiri II saat menyampaikan paparan hasil pelaksanaan PIS-PK, Rabu (26/6/2019) (Dok.desa – foto : AI)

Kepala UPTD Puskesmas Wonogiri II, dr. Antik Istiqomah saat membuka acara tersebut menyampaikan permohonan maaf mewakili pribadi dan keluarga besar Puskesmas Wonogiri II kepada semua pejabat lintas sektor jika selama mengemban tugas melayani masyarakat banyak kekurangan maupun kesalahan. Ia juga memaparkan hasil pelaksanaan PIS-PK (Program Indonesia Sehat melalui Pendekatan Keluarga) di 5 kelurahan dan 1 desa telah di kecamatan Wonogiri telah selesai 100 persen. Dari hasil pendataan 12 indikator mulai penggunaan sarana air bersih, penggunaan jamban, keluarga yang mengikuti program KB hingga pemantauan pertumbuhan balita diperoleh 2 indikator mencapai nilai 100% dan 2 indikator yang perlu mendapat perhatian serius.

Indikator yang telah mencapai 100% ditunjukkan dengan kesadaran ibu hamil untuk melahirkan di fasilitas pelayanan kesehatan dan kesadaran penderita TB yang berobat secara teratur. “Ada dua indikator masih merah, yang perlu kita cermati yakni terkait indikator anggota keluarga yang tidak merokok baru mencapai 55%, dan masyarakat yang menderita hipertensi dan mau berobat teratur baru 49%,” ungkap dr. Antik Istiqomah, Kepala UPTD Puskesmas Wonogiri II.

halal-bihalal

Camat Wonogiri, Drs. Teguh Setiyono, MM saat memberikan sambutan pada acara pertemuan lintas sektoral di Padi Resto, Rabu (26/6/2019) (Dok.desa – foto : AI)

Dalam kesempatan itu, Camat Wonogiri, Drs. Teguh Setiyono, MM menambahkan bahwa dua indikator dengan hasil masih merah tersebut menjadi pekerjaan rumah semua sektor. Ia berharap secara bertahap kebiasaan merokok dapat diganti dengan kegiatan yang produktif. “Walaupun cukai rokok sebagai salah satu penyumbang devisa terbesar bagi negara namun dari segi apapun terutama dari segi kesehatan ternyata merokok tidak baik,” jelasnya.

halal-bihalal

Ustad H. Andi Firmansyah saat memberikan tausyiah pada acara halal bi halal dan pertemuan lintas sektoral UPTD Puskesmas Wonogiri II, Rabu (26/6/2019) (Dok.desa – foto : AI)

Pertemuan lintas sektoral UPT Puskesmas Wonogiri II kali ini diwarnai dengan kegiatan halal bi halal. Dalam kesempatan ini, hikmah halal bi halal disampaikan oleh Kepala KUA Wonogiri, Ustad H. Andi Firmansyah, S.Ag, M.Si.

Ia menjelaskan bahwa halal bi halal merupakan momentum saling memaafkan diantara anggota keluarga. Halal bi halal ini merupakan tradisi yang dilaksanakan setiap tahun. “Kita ingin mengawali bekerja dengan memperkuat kembali silaturahmi. Kami berharap, momentum ini dapat memberi semangat baru bagi seluruh pejabat lintas sektor,” kata H. Andi.

halal bi halal

Peserta pertemuan lintas sektoral UPTD Puskesmas Wonogiri II saling berjabat tangan usai pertemuan lintas sektoral, Rabu (26/6/2019) (Dok.desa – foto : AI)

Ustad Andi Firmansyah menambahkan bahwa manusia selalu ada kesalahan dan kekhilafan. “Hindari penyakit AIDS yakni Angkuh Iri Dengki dan Sombong, yuk kita kembali saling memaafkan,” pungkasnya.

lintas-sektoral

Peserta pertemuan lintas sektoral UPTD Puskesmas Wonogiri II berfoto bersama usai mengikuti tausyiah makna halal bi halal oleh Ustad Andi Firmansyah, Rabu (26/6/2019) (Dok.desa – foto : AI)

Acara halal bi halal diakhiri dengan saling berjabat tangan dan foto bersama. Saling jabat tangan sebagai momentum berma’af-ma’afan di antara para peserta pertemuan lintas sektoral UPTD Puskesmas Wonogiri II. (admin)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan