Disdukcapil Wonogiri luncurkan inovasi layanan adminduk online “Telunjuk Sakti”

WONOGIRI, sendang-wonogiri.desa.id – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Wonogiri meluncurkan aplikasi berbasis Android, Telunjuk Sakti, untuk mempermudah warga dalam mengurus administrasi kependudukan (adminduk) secara cepat dan tanpa repot mengantri. Peluncuran aplikasi ini digelar di Pendapa Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Kamis (2/5/2019). Acara ini dihadiri Bupati Wonogiri, Wakil Bupati, Ketua DPRD, Asisten Sekda, Staf Ahli, Pimpinan OPD, RS, BUMD, BPJS, Kantor Pos, Camat, Kades dan Lurah se – Kabupaten Wonogiri.

adminduk-online

Disdukcapil Wonogiri luncurkan inovasi layanan adminduk online “Telunjuk Sakti” di pendapa rumah Dinas Bupati Wonogiri, Kamis (2/5) (Dok. Desa.id – foto : Agung)

Pada kesempatan itu, Kepala Disdukcapil Wonogiri, Sungkono, menjelaskan aplikasi Telunjuk Sakti merupakan sistem administrasi kependudukan berbasis teknologi informasi. Aplikasi tersebut dapat diunduh secara gratis di Playstore. Aplikasi itu diciptakan untuk memenuhi kebutuhan warga Wonogiri yang ingin kemudahan dalam mengurus adminduk karena kesibukan atau jauh dari Kantor Disdukcapil.

“Melalui aplikasi ini ada 17 layanan yang bisa diakses, seperti mengubah data KTP, pengurusan KK [kartu keluarga] baru, pengurusan KK karena ada penambahan atau pengurangan anggota keluarga, pengurusan KK karena hilang atau rusak, pengurusan akte kelahiran & akte kematian, pengurusan KIA [kartu identitas anak] baru, dan sebagainya. Kami sudah bekerja sama dengan Kantor Pos. Kantor Pos siap melayani pemohon dengan baik,” kata Sungkono.

Selain Telunjuk Sakti, pada kesempatan itu Disdukcapil juga meluncurkan Program Anak Lahir Administrasi Kependudukan Tertib (Lantib). Program itu terjalin berkat kerja sama dengan sejumlah rumah sakit (RS) dan rumah bersalin di Wonogiri. Orang tua yang baru melahirkan di RS yang bekerja sama dengan Disdukcapil, seperti PKU Muhammadiyah Selogiri, RSUD, RS Fitri Candra, dan beberapa puskesmas, bisa mengurus tiga layanan adminduk di RS bersangkutan sekaligus, yakni akta kelahiran, KK, dan KIA. Orang tua juga dapat secara langsung mengurus kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan.

Saat peluncuran Telunjuk Sakti, Budi Suratmoko (36th) warga Desa Sendang terpilih untuk mencoba mengurus akta kelahiran anaknya yang nomor dua. Sebelumnya dia harus mendownload aplikasi Telunjuk Sakti di playstore, kemudian mendaftar di aplikasi menggunakan nomor hp dan membuat password untuk login. Setelah berhasil login tinggal memilih pengajuan yang diinginkan lalu mengunggah berkas yang harus dipenuhi di aplikasi tersebut. Proses pengunggahan berkas dilakukan dengan cara memotret berkas secara langsung menggunakan telepon seluler (ponsel). Setelah terunggah, berkas akan diverifikasi dan divalidasi petugas administrasi (admin). Jika persyaratan dinyatakan lengkap, pemohon akan diberi pemberitahuan melalui aplikasi bersangkutan dan dokumen segera dicetak. Dokumen tercetak dapat diambil dengan menyerahkan berkas asli kepada petugas di Kantor Disdukcapil.

Namun, jika merasa repot karena rumah jauh dari Kantor Disdukcapil ataupun kesibukan pekerjaan, pemohon dapat menyerahkan berkas melalui Kantor Pos atau Kantor Pos Cabang yang tersebar di setiap kecamatan. Berkas tersebut akan diantarkan petugas Kantor Pos ke Kantor Disdukcapil. Selanjutnya petugas mengambil dokumen tercetak dan mengirimkannya ke alamat pemohon. Pemohon hanya perlu membayar Rp20.000 jika ingin mengakses layanan tersebut. Kantor Pos menjamin dokumen yang sudah jadi sampai ke tangan pemohon.

telunjuk-sakti

Kepala Disdukcapil Wonogiri, Sungkono saat menandatangani kerjasama dengan Kantor Pos Wonogiri dalam meningkatkan layanan adminduk online, Kamis (2/5) (Dok. Desa.id – foto : Agung)

Kepala Kantor Pos Wonogiri, Faflan, menyambut baik kerja sama dengan Disdukcapil yang sudah dijalin. Sebelum menjalin kerja sama, Kantor Pos sudah menguji coba layanan ini pada 1 April lalu. “Banyak yang sudah mengakses layanan ini. Karena sambutan masyarakat sangat positif, uji coba kami tingkatkan menjadi kerja sama,” ucap Fadlan.

Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, menilai realisasi program Disdukcapil bukan tanpa kendala. Dia menyebut masih ada lebih kurang 40 desa di wilayah selatan dan timur yang blank spot atau masih belum mendapat sinyal Internet. Ia berusaha mengatasinya dengan bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika.

sambutan-bupati

Bupati Wonogiri saat memberikan sambutan pada peluncuran inovasi layanan adminduk online “Telunjuk Sakti”, Kamis (2/5) (Dok. Desa.id – foto : Agung)

Dengan mengucap Bismillaahirrahmaanirrahiim, mengharap ridlo dari Allah SWT, pada hari ini hari Kamis tanggal Dua bulan Mei tahun 2019, secara resmi Pemerintah Kabupaten Wonogiri melounching Inovasi Layanan Administrasi Kependudukan dengan nama Telunjuk Sakti, Anak Lantip dan Tanda Tangan Elektronik. Semoga ini bermanfaat bagi warga masyarakat Kabupaten Wonogiri,” kata Bupati Wonogiri, Joko Sutopo saat meresmikan lounching pelayanan adminduk secara on line Telunjuk Sakti, Anak Lantip dan Tanda Tangan Elektronik yang bertempat di Pendapa Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Kamis (2/5/2019). (admin)

Facebook Comments

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan