Dana desa untuk pemberian makanan tambahan balita di posyandu mawar dua

SENDANG, sendang-wonogiri │ Desa Sendang memiliki tujuh posyandu balita dan satu posyandu lansia. Tiap posyandu memiliki jadwal pertemuan rutin sesuai dengan musyawarah para kader posyandu. Salah satu posyandu yang memiliki jadwal kegiatan pada Senin (18/03/2019) adalah posyandu Mawar Dua yang membawahi dua wilayah dusun, yaitu dusun Godean dan dusun Sendang.

Posyandu Mawar Dua menggelar pemeriksaan rutin kepada balita di kantor sekretariat PKK Desa Sendang, Senin (18/3). Program pemeriksaan kesehatan balita dilaksanakan oleh lima kader posyandu yakni Sri hartati, Nuri budi lestari, Etik wiyatun, Siti Mutmainah dan Lilik Susiyanti.

posyandu-balita

Penimbangan berat badan balita di posyandu mawar dua, Senin (18/3) (Dok.desa.id – Foto : Tatik)

Salah satu kader posyandu, Ibu Sri Hartati mengatakan, “Pelaksanaan pertemuan rutin posyandu Mawar Dua pada pagi hari ini diikuti 31 balita, terdiri dari 18 putra, 13 putri. Kegiatan rutin ini berupa pemeriksaan kesehatan, yaitu penimbangan berat badan balita, pengukuran tinggi badan, pengukuran lingkar kepala dan pemberian makanan tambahan (PMT). PMT ini anggaran dari Dana Desa tahun anggaran 2019,“ jelasnya.

posyandu-balita

Pemberian makanan tambahan bagi balita di posyandu mawar dua, Senin (18/3) (Dok.desa.id – Foto : Tatik)

Pada kesempatan yang sama, Sekdes Sendang, Agung Susanto mengatakan tahun 2019 ini Pemerintah Desa Sendang mengalokasikan anggaran Rp. 4,2 juta untuk keperluan ATK delapan posyandu, Rp. 18,6 juta untuk PMT bagi 198 balita. Juga dianggarkan insentif bagi kader posyandu sebesar Rp. 24,6 juta. Karena Posyandu merupakan salah satu bentuk upaya kesehatan bersumberdaya masyarakat yang dikelola dari, oleh, untuk, dan bersama masyarakat, guna memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar.

posyandu-mawar

Kader posyandu saat mencatat perkembangan balita di posyandu mawar dua, Senin (18/3) (Dok.desa.id – Foto : Tatik)

Peranan Posyandu di Desa Sendang cukup strategis dalam menciptakan SDM berkualitas sejak dini, perlu ditindak lanjuti dengan penguatan terhadap lembaga tersebut. Upaya peningkatan peran dan fungsi Posyandu bukan semata-mata tanggungjawab pemerintah saja, namun semua komponen yang ada di masyarakat, termasuk kader. Peran kader dalam penyelenggaraan Posyandu sangat besar karena selain sebagai pemberi informasi kesehatan kepada masyarakat juga sebagai penggerak masyarakat untuk datang ke Posyandu dan melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat.

Posyandu menjadi lembaga strategis di tingkat bawah yang berperan langsung membentuk kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) sejak dini melalui upaya peningkatan gizi ibu dan bayi serta pemantauan tumbuh kembang anak. Menciptakan generasi emas kuncinya adalah kualitas SDM yang harus dibentuk sejak usia emas yakni usia 0-5 tahun. Disinilah Posyandu berperan menjadi instrumen yang mendampingi para orang tua dalam pola pengasuhan anak dan berkontribusi memberikan tambahan asupan gizi yang seimbang baik bagi anak maupun ibu hamil. (admin)

Facebook Comments

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan