Festival pasanggiri persinas asad di penghujung akhir tahun

WONOGIRI – Pengurus Ranting Persinas (Persatuan Silat Nasional) ASAD Kecamatan Wonogiri telah menggelar Festival Pasanggiri pada malam pergantian tahun baru 2018, Senin (31/12). Acara tersebut digelar di Padepokan Silat Gunung Gandul, Kelurahan Giritirto, Kecamatan Wonogiri. Persinas ASAD merupakan salah satu perguruan seni bela diri pencak silat dibawah naungan IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia).

festival-pasanggiri

Pengurus ranting persinas ASAD Kecamatan Wonogiri menggelar festival pasanggiri di padepokan silat Gunung Gandul (Dok. desa id – Foto : Agung)

Ketua Pengurus Ranting Persinas Kecamatan Wonogiri, Budi Sutrisno mengatakan lomba pencak silat ini diikuti beberapa desa & kelurahan se Kecamatan Wonogiri terbagi dalam beberapa kategori yakni perorangan, massal maupun beregu, serta dari semua tingkatan umur mulai usia SD hingga Manula. “Kategori usia dini, massal, beregu (3-5 orang) yang dinilai adalah ketepatan & kekompakan dalam memperagakan jurus silat, “ kata Budi.

festival-pasanggiri

Generasi muda antusias mengikuti festival pasanggiri di padepokan silat Gunung Gandul (Dok. desa id – Foto : Agung)

Budi melaporkan, kegiatan yang diikuti ini sengaja dilaksanakan di penghujung akhir tahun 2018, dimulai sejak pukul 19.30 WIB sampai malam pergantian tahun. Festival pasanggiri ini digelar dengan tujuan mengarahkan anak-anak muda, calon generasi bangsa untuk aktif dalam kegiatan olahraga bela diri silat sebagai warisan nenek moyang bangsa Indonesia. Tujuan lain supaya anak-anak, remaja tidak menghambur-hamburkan uang di pergantian tahun baru. “Kami menggelar acara ini supaya anak remaja tidak hanyut kedalam perayaan akhir tahun yang sia-sia. Diharapkan kegiatan ini berpengaruh positif dalam membentuk mental & fisik generasi muda. Pengurus Ranting Persinas Asad Kecamatan Wonogiri mengajak para generasi muda utamanya menjadikan tahun baru lebih mawas diri, berbenah dan mandiri,” tandas Budi.

festival-pasanggiri

Anak ranting Persinas Kelurahan Wonoboyo keluar sebagai juara umum festival pasanggiri ke-4 Tahun 2018, Senin (31/12) (Dok. desa id – Foto : Agung)

Acara tersebut dibuka oleh Pembina Persinas Asad Kecamatan Wonogiri, H. Sumardi. Ia mengatakan kegiatan festival pasanggiri yang ke-4 ini bukan untuk memperingati tahun baru, namun lebih khusus untuk membina generasi muda agar tidak larut dalam perayaan pergantian tahun. “Biasanya dalam menyambut tahun baru banyak generasi muda yang mengadakan konvoi di jalan-jalan, berfoya-foya, minum-minuman keras. Maka kami sangat mengapresiasi kegiatan Persinas ASAD ini, sebab dengan kegiatan festival pasanggiri ini dapat melindungi generasi muda dari kegiatan yang negatif. Selanjutnya dapat memperkuat persatuan, menyehatkan jiwa & raga. Tentu dapat pula melatih kedisiplinan, kekompakan dan kejujuran, sekaligus membentuk karakter generasi muda yang berilmu, berbudi luhur serta memiliki kemandirian, ” kata Sumardi.

Facebook Comments

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan