Launching posbindu guru penjasorkes “ITALI” di UPTD Puskesmas Wonogiri 1

WONOGIRI – UPTD Puskesmas Wonogiri 1 menggelar launching Posbindu (Pos bimbingan terpadu) Guru Penjasorkes Itali di SD Negeri 1 Pokoh Kidul, Selasa (13/11). Posbindu yang dibentuk atas inisiatif guru Penjasorkes tersebut bermula pada orientasi Kesehatan Olah raga bagi guru UKS di UPTD Puskesmas Wonogiri 1 pada 2 pekan lalu.

posbindu-itali

sejumlah 30 orang guru penjasorkes melakukan launching Posbindu PTM UPTD Puskesmas Wonogiri 1 (foto : mbing)

Menurut Agus Wiyanto Guru Olahraga SD Pokoh Kidul 1 selaku ketua Posbindu menerangkan bahwa sejumlah 30 orang guru olahraga yang masuk menjadi anggota Posbindu adalah guru olahraga yang berada di wilayah kerja UPTD Puskesmas Wonogiri 1. “Kebetulan secara geografis berada di timur sungai bengawan solo, maka posbindu kami namakan “Itali” yang berarti etan kali,“ jelasnya.

posbindu-itali

Sebelum mengikuti test kebugaran seluruh peserta mengisi form kelayakan test kebugaran jasmani (Foto : mbing)

Sebelum launching Posbindu tersebut diadakan kegiatan test kebugaran jasmani dengan metode rockport. Yaitu salah satu metode test kebugaran jasmani dengan mengukur waktu tempuh pada lintasan sejauh 1,6 Km dengan lintasan yang digunakan adalah jalan lingkar dusun Pengkol – Pokoh Kidul. Sebanyak 30 orang guru mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias dan seluruhnya berhasil menyelesaikan test kebugaran tersebut. Sebelumnya para guru olahraga tersebut mengisi Formulir kelayakan pengukuran kebugaran jasmani dengan pengawasan tim dokter yang terdiri atas dr. Viola, dr. Ani dan dr. Dea.

Test Kebugaran bagi guru olahraga SD se wilayah kerja UPTD Puskesmas Wonogiri 1 (Foto : mbing)

Setelah menyelesaikan rockport, kegiatan dilanjutkan dengan launching Posbindu di salah satu ruang SD tersebut. Kepala UPTD Puskesmas Wonogiri 1, dr.Pitut Kristiyanta Nugraha, MM dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan Posbindu adalah Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat jadi dalam kegiatannya berbasis pada masyarakat atau suatu komunitas. “Diharapkan posbindu guru Penjasorkes ini mampu mengembangkan sasaran kegiatannya, sehingga kedepan tidak hanya guru olahraga tapi guru kelas di SD wilayah kerja puskesmas,” kata dr. Pitut.

Sementara itu Suhartanto, SKM Kasi P2PTM DKK Wonogiri yang hadir pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa pola penyakit saat ini sudah bergeser dari penyakit menular menjadi penyakit tidak menular. Sehingga dengan kegiatan Posbindu ini mampu mengendalikan penyakit tidak menular (PTM) yang saat ini mengalami trend peningkatan.

Sunarto,SPd penilik guru penjasorkes kecamatan Wonogiri dalam sambutannya mengatakan ia sangat mendukung kegiatan ini. Karena sesuai dengan profesinya maka test kebugaran jasmasi dan cek kesehatan di Posbindu sangat diperlukan untuk menunjang tugas-tugas sebagai guru olahraga. “Saya berharap kegiatan ini bisa rutin diadakan setiap bulan sekali, sebagai tindakan pencegahan terhadap penyakit tidak menular,” tambahnya.

Ada yang istimewa pada kegiatan yang dilaksanakan oleh UPTD Puskesmas Wonogiri 1 pada hari itu, karena dihadiri oleh Indiah W,SKM,Mkes dari seksi Kesehatan Olahraga Dinkes Prop Jateng. Ia hadir secara mendadak dan memberikan support kepada UPTD Puskesmas Wonogiri 1 dalam pengembangan program kesehatan Olahraga. Dalam arahannya ia mengatakan untuk selalu mengembangkan program kesehatan olahraga saat ini, dengan sector terkait. Sehingga program kesehatan olahraga di UPTD Puskesmas Wonogiri 1 akan semakin maju. (admin-mBinG)

Facebook Comments

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan