Bertugas di ketinggian sekitar seribu meter

puskesmas-wonogiri

dr. Viola didampingi dr. Dea saat memeriksa kesehatan salah satu atlet Gantole sebelum take off (Dokumen.desa.id - Foto : Mbing)

Sendang-wonogiri.desa.id — Salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan pada event Pekan Olahraga Provinsi Jawa Tengah (Porprov) Tahun 2018 adalah Gantole. Olahraga dirgantara tersebut digelar di Bukit Joglo, Dusun Sokogunung, Desa Sendang, Wonogiri, yang masih dalam kawasan obyek wisata Waduk Gajah Mungkur Wonogiri. Gantole, salah satu event olahraga dengan tingkat resiko tinggi tersebut sebernarnya sangat aman jika prosedur keamanan dipatuhi, dan salah satu prosedurnya adalah kesiapan tim medis lengkap dengan mobil ambulan.

puskesmas-wonogiri

Puskesmas Wonogiri 1 bertugas di event porprov cabang gantole di puncak Joglo, Sendang (Dokumen.desa.id – Foto : Mbing)

Tim medis dengan mobil ambulan dari UPTD Puskesmas Wonogiri 1 menjadi bagian dari event tersebut, dan bertugas pada Sabtu (20/10). Tim yang dipimpin oleh Absis NH,Skep selaku Koordinator Lapangan (Korlap) dengan beranggotakan dr. Dea, dr. Ani dan dr. Viola dokter intership Kemenkes RI serta Nina Purbowati. Mereka bertugas mulai pukul 07.00 WIB sampai pukul 15.00 WIB. Mobil ambulan yang sesuai standar Permenkes No 75 tahun 2014 dikemudikan oleh Sutanto yang sudah terlatih dalam mobil ambulan tim.

puskesmas-wonogiri

dr. Viola didampingi dr. Dea saat memeriksa kesehatan salah satu atlet Gantole sebelum take off (Dokumen.desa.id – Foto : Mbing)

Dari Puncak Joglo di ketinggian sekitar 1000 meter tersebut, tim UPTD Puskesmas Wonogiri 1 melalui Absis Nur Hidayat melaporkan ada 9 atlet yang diperiksa kesehatannya sebelum melakukan take off dengan gantolenya. “Dari kelas A dan B sejumlah 4 atlet dan kelas C ada 5 atlet. Dan dari hasil pemeriksaan 9 atlet tersebut semua dinyatakan layak terbang dari segi kesehatan,” kata Absis.

por-prov

dr. Dea, dr. Ani , dr. Violla dan Sutanto saat bertugas di event gantole POR Prov Jateng 2018 (Dokumen.desa.id – Foto : Mbing)

Landasan untuk mendarat atau landing berada di lokasi lapangan Obyek Wisata Gajah Mungkur Wonogiri yang berjarak sekitar 5 km dari Bukit joglo. “Semua atlet berhasil mendarat dengan selamat dan tidak mengalami gangguan kesehatan,” kata Absis lagi.

Sementara itu Sutanto yang mengemudikan ambulan mengatakan bahwa tim medis dengan mobil ambulan selalu siap bertugas dalam melaksanakan tugas baik di event olahraga maupun keadaan darurat lainnya. (admin-mbing)

About sendang-wonogiri 609 Articles
kami hanya sangat ingin tahu...kami ingin meniru mereka yang luar biasa, yang sederhana dalam ucapan dan tulisan, tetapi hebat dalam tindakan...

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan