Panggung 17-an di Sendang, atraksinya paling Indonesia

Sendang-Wonogiri – Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia atau lazim disebut 17-an (tujuh belasan) digelar secara serentak pada Bulan Agustus di seluruh pelosok Indonesia. Demikian pula di Desa Sendang, Kecamatan Wonogiri, umbul-umbul beraneka warna dan bendera merah putih berjajar di pinggir jalan. Gapura-gapura di tiap mulut gang dihias cantik dengan dominasi warna merah dan putih. Malam ini, Kamis (23/8) tulisan “Malam Resepsi HUT Kemerdekaan RI ke-73“ terpampang jelas pada dekorasi panggung 17-an.

panggung-resepsi

Panggung Malam Resepsi HUT RI ke-73 di Taman Out Bond Waka-Wiki, Sendang (Foto : Agung)

Bulan Juli semua rangkaian acara telah digelar, mulai dari jalan sehat, lomba gobag sodor, bola volley, sepak bola, upacara bendera di puncak Joglo hingga karnaval pembangunan di tingkat kecamatan. Kini, malam resepsi HUT Kemerdekaan RI ke-73 digelar oleh panitia Desa Sendang dilokasi taman out bond Waka-Wiki, Dusun Godean.

Hadir dalam acara tersebut, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, anggota PKK, tamu undangan dan warga masyarakat dari 12 dusun. Acara dimulai pukul 19.30 WIB dengan ditandai sambutan dari Ketua BPD Sendang, Sugiyanto. Ia mengatakan sangat mengapreasi seluruh panitia yang telah melaksanakan semua rangkaian kegiatan peringatan HUT RI dengan lancar, tertib tanpa kendala. “Saya juga mengucapkan terima kasih atas bantuan dari para donatur sehingga semua kegiatan dapat berjalan lancar,” jelas Sugiyanto.

malam-resepsi

Pj. Kades Sendang, Suparno memberikan sambutan pada Malam Resepsi HUT RI ke-73 di Taman Out Bond Waka-Wiki, Sendang (Foto : Agung)

Senada dengan ketua BPD, Pj. Kades Sendang, Suparno mengapresiasi masyarakat Desa Sendang yang telah bergotong-royong dalam memperingati HUT RI. Dalam sambutannya, ia berkali-kali memekikkan salam perjuangan, “Merdeka! Merdeka!”, dan diikuti dengan semangat oleh para penonton. “Potensi alam dan SDM desa ini banyak sekali, mari kita bangun Desa Sendang dengan semangat kebersamaan,” ajaknya.

Usai sambutan Pj. Kades, giliran warga unjuk kebolehan di atas panggung. Ada paduan suara anak-anak TK yang menyanyikan lagu-lagu daerah, drum band, drama, lawak, tarian daerah, dan atraksi Kethek Ogleng yang disuguhkan dengan rancak. Applaus selalu mengiringi setiap tampilan di atas panggung.

malam-resepsi

TK Satu Atap Sendang III tampil di panggung Malam Resepsi HUT RI ke-73 di Taman Out Bond Waka-Wiki, Sendang (Foto : Agung)

Anak-anak TK dan SD mendapatkan giliran pertama untuk menampilkan kebolehan mereka. TK Satu Atap Sendang III, dengan didampingi gurunya, menampilkan atraksi seni tari dan seni suara. Mereka tampil dengan berani, kompak hingga penonton pun tak melewatkan aksi anak-anak TK ini dengan mengabadikan lewat ponselnya.

malam-resepsi

Siswa SD Negeri II Sendang tampilkan drum band pada Malam Resepsi HUT RI ke-73 (Foto : Agung)

Ada pula grup drum band SD Negeri II Sendang, dengan seragam merah putih, aksi mereka memainkan alat musik pun terlihat sangat atraktif dan memukau penonton. Tak ketinggalan, karang taruna Dusun Sendang juga menampilkan parodi dengan judul “Roro Jonggrang” yamg betul-betul menghibur. Di sela-sela atraksi seni, ada penyerahan piala berbagai lomba yang telah dilaksanakan. Dan Dusun Bendorejo keluar sebagai juara umum.

penyerahan-piala

Penyerahan piala pada malam Resepsi HUT RI ke-73 di Taman Out Bond Waka-Wiki, Sendang (Foto : Agung)

Penghujung acara, penampilan lawak yang berkolaborasi dengan Kethek Ogleng berhasil memukau para penonton. Hingga ada yang rela memberikan uang kepada para pelawak karena merasa terhibur. Sukijo, pemeran kethek ogleng adalah salah satu seniman dari Desa Sendang yang sudah melanglang ke tingkat nasional maupun internasional.

malam-resepsi

Atraksi Kethek Ogleng pada Malam Resepsi HUT RI ke-73 di Taman Out Bond Waka-Wiki, Sendang (Foto : Agung)

Lengkap sudah rangkaian kegiatan dalam memperingati HUT RI ke-73 di Desa Sendang. Semangat warga memperingati Hari Proklamasi Kemerdekaan Indonesia masih sangat terasa. Bagaimanapun macam ragam selebrasi peringatan hari kemerdekaan, yang terpenting adalah bagaimana pemerintah dan seluruh penduduk mengisi kemerdekaan yang sudah dicapai. Semua harus satu tekad untuk memerdekakan diri dari ‘penjajah’ tak kasat mata seperti kebodohan, kemiskinan, ketidakadilan, dan semua hal yang merongrong tercapainya kesejahteraan lahir dan batin. (admin)

Facebook Comments

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan