UPTD Puskesmas Wonogiri 1 lakukan inspeksi peredaran makanan dan minuman

inspeksi-makanan

dr. Riko Saputra saat melakukan inspeksi peredaran makanan dan minuman

WONOGIRI │ Untuk mengantisipasi maraknya peredaran makanan dan minuman yang kurang sehat dan rentan terjadi pada saat bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1439 H / 2018 Masehi, UPTD Puskesmas Wonogiri 1 melaksanakan inspeksi atau pengawasan makanan dan minuman tersebut. Hal ini dilakukan sebagai tindakan preventif dan promotif agar tidak terjadi Kejadian Luar Biasa / KLB yang berkaitan dengan produk makanan dan minuman.

inspeksi-makanan

Dwi Rahmanti, UPTD Puskesmas Wonogiri 1 , mencermati produk makanan yang beredar di salah satu minimarket di Wonogiri

Kepala UPTD Puskesmas Wonogiri 1, dr. Pitut Kristiyanta Nugraha, MM menyatakan sesuai dengan rencana kerja program Penyehatan Lingkungan tahun 2018, maka inspeksi kesehatan lingkungan utamanya pada makanan dan minuman, akan dilaksanakan mulai di pasar tradisional, toko makanan dan minuman serta minimarket yang berada di wilayah kerja. Fokus inspeksi pada tanggal kadaluwarsa, daftar ijin dari BPOM, kemasan fisik dan label halal. Apabila ditemukan makanan dan minuman yang tidak sesuai syarat kesehatan, maka akan diberikan surat teguran kepada distributor maupun produsen termasuk penanggung jawab toko makanan minuman tersebut. Hal ini dilakukan untuk memberikan efek jera pada pelaku usaha makanan dan minuman, serta untuk melindungi masyarakat dari gangguan kesehatan akibat dari makanan dan minuman yang tidak memenuhi syarat kesehatan.

inspeksi-makanan

Bambang H, Dwi Rahmanti dan dr. Riko seusai melakukan edukasi pada penanggung jawab toko makanan dan minuman

Pada hari pertama pelaksanaan inspeksi kesehatan lingkungan tersebut, yang dilaksanakan hari Selasa 5 Juni 2018. Ditemukan 10 botol minuman yang sudah melebihi batas kadaluwarsa, 2 kaleng susu yang wadahnya berubah bentuk dan dimungkinkan tumbuh bakteri penyakit. Kemudian ditemukan juga kopi instan sejumlah 14 sachet dan bumbu masak sejumlah 5 sachet yang melebihi batas kadaluwarsa. Makanan dan minuman tersebut ditemukan di beberapa toko lalu kepada penanggung jawab toko langsung diberikan teguran agar tidak menjual produk tersebut, serta diberikan edukasi tentang makanan dan minuman yang sehat sesuai ketentuan yang berlaku.

Kepada masyarakat dihimbau untuk lebih teliti dalam membeli produk makanan dan minuman, agar tidak terjadi gangguan kesehatan dan mencegah timbulnya Kejadian Luar Biasa (KLB) keracunan makanan dan minuman. Jika ditemukan makanan dan minuman yang tidak sesuai syarat kesehatan tidak usah dikonsumsi, segera laporkan ke UPTD Puskesmas Wonogiri 1. Selanjutnya kegiatan inspeksi kesehatan makanan dan minuman ini akan dilaksanakan secara berkala, demikian kata dr. Pitut. (Kontributor : Mbing.Puskesmas Wng1)

About sendang-wonogiri 615 Articles
kami hanya sangat ingin tahu...kami ingin meniru mereka yang luar biasa, yang sederhana dalam ucapan dan tulisan, tetapi hebat dalam tindakan...

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan