3 Destinasi Alam Jadi Andalan Desa Sendang

WONOGIRI │ Desa Sendang adalah salah satu desa yang terletak di wilayah Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri. Mempunyai batas wilayah yang berbatasan langsung dengan Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, berbagai potensi mulai digarap oleh Pemerintah Desa Sendang dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Desa Sendang memiliki wilayah seluas 866,092 Ha yang terdiri dari areal pemukiman seluas 97,09 Ha, Persawahan tadah hujan 131,70 Ha, tanah tegalan 378,90 Ha dan hutan konversi seluas 181,60 Ha serta lain-lain 76,79 Ha. Kondisi alam Desa Sendang yang termasuk daerah dengan topografi dataran tinggi atau pegunungan yang memiliki ketinggian + 621m dpl (diatas permukaan laut) ini memiliki area udara yang sejuk dengan keberadaan hutan lindung di sebelah barat desa.

watu-cenik

Wisata Watu Cenik di Dusun Prampelan (Dokumen desa.id – foto : BUM des)

Dari 12 dusun di Desa Sendang, delapan diantaranya berada di dataran tinggi. Dengan topografi pegunungan ini mayoritas penduduk di wilayah atas memiliki mata pencaharian sebagai penambang batu gunung atau batu belah. Ada yang dipergunakan sebagai bahan bangunan maupun dijadikan sebagai pawon/ tungku tradisional.

Dibalik keterbatasan tersebut, Sendang ternyata memiliki potensi besar di sektor pariwisata. Pegunungan yang menjulang di desa menyajikan pemandangan yang permai. Potensi itulah yamg mendorong Pemerintah Desa Sendang ingin mengelolanya melalui badan usaha milik desa (BUM desa). BUM Desa Sendang Pinilih akhirnya dibentuk pada 2016 lalu.

menara-pandang

Wisata Menara Pandang di Dusun Sokogunung (Dokumen desa.id – foto : BUM des)

Dalam waktu tak lama BUM desa mampu memberi jawaban dengan membangun tiga obyek wisata dalam satu gugus, yakni di Dusun Prampelan, Kembang, dan Sokogunung. Kini jalur ke tiga dusun itu menjadi deretan destinasi wisata yang kondang di Wonogiri dan memiliki ciri khas yang tidak dimiliki tempat lain. Dusun-dusun itu berangsur menjelma menjadi dusun wisata dan memperoleh pendapatan baru dari kedatangan para wisatawan yang berkunjung ke tempat wisata. Obyek wisata itu yakni Watu Cenik yang memiliki pemandangan Waduk Gajah Mungkur dan dilengkapi area swafoto balon udara, Puncak Joglo yang menjadi tempat peluncuran paralayang/gantole, dan Menara Pandang Sokogunung bisa mendapat kesan berbeda.

puncak-joglo

Wisata Puncak Joglo di Dusun Sokogunung (Dokumen desa.id – foto : BUM des)

Hingga 2017 kunjungan wisatawan ke tiga objek wisata mencapai 89.000 orang. Selain wisatawan ada pula beberapa BUM desa dari berbagai daerah di Jawa Tengah yang mengadakan studi banding. Pemerintah Desa Sendang terus berinovasi dengan mengajukan permohonan kuliah kerja nyata (KKN) mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta untuk membantu mendesain desa wisata. Masih banyak potensi yang belum digali seperti di sektor perikanan dan perdagangan. (Admin)

Facebook Comments

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan