Manfaat Pertemuan Rutin dan Senam bagi Ibu Hamil di Posyandu Bumil Desa Sendang

SENDANG, sendang-wonogiri.desa.id │ Posyandu adalah wadah pemeliharaan kesehatan yang dilakukan dari, oleh dan untuk masyarakat yang dibimbing oleh petugas kesehatan. Setiap bulan kader Posyandu Desa Sendang mengadakan tiga kegiatan Posyandu yaitu : Posyandu untuk balita, Posyandu untuk ibu hamil, dan Posyandu lansia. Dari ketiga kegiatan tersebut telah di susun jadwal kegiatan untuk masing-masing kegiatan, dengan di bagi tugas perbulan dengan nama-nama petugasnya. Jadi setiap kader mempunyai jadwal tugasnya masing-masing.

Senam Bumil

Pertemuan rutin ibu-ibu hamil di Posyandu Bumil Desa Sendang (Dok. desa.id – foto tati)

Seperti pada Sabtu (31/3/2018) Ibu-ibu hamil di Desa Sendang Kecamatan Wonogiri rajin mengikuti kegiatan senam peregangan bagi ibu hamil di posyandu Desa Sendang. Kegiatan senam ini dipandu oleh bidan desa yaitu Ibu sri Lestari dan Ibu Hani Setyaningsih serta dibantu oleh kader posyandu Ibu Sri Hartati dan Ibu Titik Handayani.

Para ibu hamil itu diberi penyuluhan oleh bidan desa tentang pengetahuan kehamilan. Materi penyuluhan yang disampaikan di antaranya tentang tanda-tanda persalinan dan tanda-tanda bahaya persalinan. Menurut seorang Kader Posyandu, Sri Hartati, Kelas Bumil rutin diadakan sebulan sekali. Pertemuan Kelas Bumil ini sangat penting bagi ibu hamil, supaya banyak tahu tentang pengetahuan kehamilan. “Kegiatan ini sangat penting, untuk itu, saya sebagai kader posyandu selalu mengingatkan supaya ibu-ibu tidak lupa jadwalnya,” katanya.

Pertemuan rutin Bumil

Pemaparan materi seputar kehamilan oleh bidan desa, ibu Tari di Posyandu Bumil Desa Sendang

Bidan Ibu Sri Lestari, petugas Pustu (Puskesmas Pembantu) Desa Sendang yang memberikan materi juga mengatakan, “Kegiatan Kelas Bumil yang diadakan sebulan sekali ini sangat penting karena selain bersilaturahmi sesama ibu hamil, juga sebagai ajang saling tukar pengalaman tentang kehamilan yang dialami. Ibu-ibu juga diberi kesempatan untuk bertanya apa saja tentang kehamilan hingga merawat bayi,” ujarnya. Dalam pertemuan di posyandu bumil ini juga disampaikan beberapa materi seputar kehamilan, dari mulai senam bagi ibu hamil hingga perawatan pasca melahirkan, juga materi tentang perawatan bayi yang baru lahir.

Materi yang disampaikan tersebut antara lain terkait hal-hal yang perlu diketahui sebelum melahirkan yaitu menjaga kesehatan, imunisasi TT (Tetanus Toxoid) jika kehamilan sudah memasuki usia 5 bulan atau 4 bulan sebelum melahirkan, dan imunisasi diberikan kepada ibu hamil dalam keadaan sehat. Selama kehamilan tidak boleh mengkonsumsi obat kecuali harus dengan resep dokter. Juga ditambahkan materi tentang cara perawatan bayi yang baru lahir dalam perawatan tali pusar memakai kain kasa steril tanpa diberi apapun dan tangan dalam keadaan bersih. Bayi mendapatkan 2 imunisasi sebelum 7 hari yaitu imunisasi vitamin K (pencegah pendarahan) disuntikkan pada paha kanan, dan HB 0 di paha kiri. Dan bayi langsung diberi ASI selama 6 bulan tanpa makanan tambahan.

Senam Bumil

Senam ibu-ibu hamil di Posyandu Bumil Desa Sendang (Dok. sendang-wonogiri.desa.id – foto : tati)

Selesai pemaparan materi dan tanya jawab seputar kehamilan, kegiatan dilanjutkan dengan senam peregangan. Selanjutnya Ibu-ibu hamil disarankan untuk rutin melaksanakan senam ringan dan tetap beraktifitas kegiatan fisik sehari-hari dirumahnya masing-masing. Karena dengan tetap melakukan aktifitas sehari-hari akan memberikan manfaat bagi ibu hamil, diantaranya mempertahankan kondisi tubuh selama hamil, mengurangi nyeri pinggang, mencegah sembelit dan stres serta membantu memperlancar persalinan.

Para kader posyandu juga diminta kerjasamanya untuk ikut membantu memantau kondisi ibu hamil di wilayah masing-masing. Apabila ada kelainan atau sesuatu hal mengenai kesehatan ibu hamil dan bayinya bisa langsung di antar ke Puskesmas untuk bisa dilakukan pemeriksaan. Sehingga jangan sampai terjadi keterlambatan dalam penanganan yang bisa mengakibatkan kematian pada ibu hamil. Dengan kegiatan posyandu ibu hamil ini, diharapkan bisa menekan angka kematian ibu hamil dan bayi khususnya di Desa Sendang, sehingga akan tumbuh bayi yang sehat dengan bimbingan ibu yang sehat pula. (admin)

Tinggalkan Balasan