POTRET KEHIDUPAN WARGA DESA SENDANG

Sendang-wonogiri.desa.id – WONOGIRI. Jumat (23/3/2018) desa Sendang sudah terkenal dengan desa wisata. Banyak sekali tempat – tempat yang berpotensi wisata di wilayah desa Sendang. Namun tidak semua warga masyarakat hidup dalam nuansa pariwisata. Biasanya wilayah yang berpotensi wisata memiliki andil terhadap kehidupan masyarakat sekitarnya. Potensi wisata sudah tentu akan menarik minat pengunjung untuk melepas kejenuhan dengan memanjakan mata akan indahnya pemandangan di Desa Sendang. Hal ini pasti mampu membuka peluang masyarakat Desa Sendang untuk mengais rezeki dengan membuka usaha warung makan atau berjualan berbagai macam dagangan.

 

Usaha Kuliner

Usaha Kuliner di Desa Sendang (foto : sendang-wonogiri.desa.id)

Namun tidak semua mayarakat bisa menikmati peluang usaha ini. Selain menjalankan usaha dagang atau membuka warung kuliner, banyak juga masyarakat yang berusaha di bidang perikanan. Dengan memanfaatkan perairan Waduk Gajah Mungkur, warga Desa Sendang membuka usaha karamba jaring apung. Mayoritas usaha perikanan yang dijalankan adalah pembesaran ikan nila. Usaha ini cukup menjanjikan karena konsumsi ikan semakin diminati banyak orang. Untuk saat ini kapasitas produksi ikan masih belum mampu mencukupi kebutuhan pasar. Hal ini karena semakin meningkatnya permintaan pasar sedangkan produksi belum meningkat.

Karamba

Usaha Karamba Jaring Apung warga Desa Sendang  (Foto sendang-wonogiri.desa.id)

 

Usaha Pertanian

Usaha Pertanian di Desa Sendang (sendang-wonogiri.desa.id / foto edi)

Selain membuka usaha di bidang perikanan, tidak sedikit warga desa sendang yang hidup bertani. Wilayah desa yang terdiri dari  perbukitan sangat cocok untuk bercocok tanam. Umumnya tanaman padi. Namun persawahan yang ada di wilayah Desa Sendang hanya sawah dengan petak – petak kecil. Sehingga para petani masih bercocok tanam dengan cara tradisional. Nanum hal ini tidak menyurutkan semangat para petani untuk tetap mengolah sawah mereka. Para petani hanya mengandalkan alat – alat pertanian sederhana untuk membantu pekerjaannya. Seperti yang terlihat pada gambar, tampak salah seorang petani sedang memanen hasil tanam padi.

Batu Pawon

Salah satu perajin Batu Pawon di Dusun Jajar (sendang-wonogiri.desa.id – foto edi)

Persawahan di Desa Sendang hanyalah sawah tadah hujan karena tidak ada irigasi untuk pengairan sawah. Hal ini tentu panen tiap tahun hanya dua kali. Kadang hanya satu kali panen dalam setahun. Untuk menopang kebutuhan yang terus menerus, para petani juga mempunyai pekerjaan sampingan selain bercocok tanam. Wilayah perbukitan ini juga memberikan aset kepada para petani. Mereka menambang batu untuk menambah penghasilan. Tidak sedikit para petani yang bekerja sebagai penambang batu. Batu tambang yang dihasilkan diantaranya adalah Batu Pawon (tungku), batu giring, Batu belah dan Batu Blabakan. Dari hasil tambang ini para petani dapat mencukupi kebutuhan apabila sawah yang mereka olah telah mengering.(edi)

Facebook Comments

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan