Rakor Bumdes “Sendang Pinilih” Dalam Rangka Evaluasi Program dan Rencana Pengembangan Usaha

SENDANG, sendang-wonogiri.desa.id │Bertempat di Gedung Pertemuan PKK Desa Sendang, Rabu 14/3/2018 telah dilaksanakan Rapat Koordinasi Bumdes Sendang Pinilih terkait evaluasi program dan rencana pengembangan usaha bumdes. Kegiatan rakor tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Sendang Budi Hardono, S.E, Ketua BPD Sendang Sugiyanto, S.E, M.Si, Perangkat Desa, Ketua Karang Taruna Dusun Sokogunung, Dusun Kembang dan Dusun Prampelan serta pengurus harian Bumdes. Rakor dimulai pukul 19.45 WIB dengan diawali sambutan dari Ketua Bumdes Sendang Pinilih, Sukamto dengan penjelasan terkait tata ruang destinasi wisata alam yang dikelola Bumdes. “Setelah launching Balon Udara di Wisata Watu Cenik, kita mendapat masukan dari para pengunjung untuk memperbaiki jalan menuju lokasi wisata, walaupun jalan itu sebenarnya menjadi wewenang pemerintah daerah kabupaten namun tidak ada salahnya kalau kita mulai mempersiapkan dana untuk sewaktu-waktu mengadakan rehab jalan,” papar Kamto.

Rakor Bumdes

Paparan Ketua Bumdes Sendang Pinilih, Sukamto pada Rakor Bumdes, Rabu 14/3/2018 (sendang-wonogiri.desa.id)

Bumdes Sendang Pinilih saat ini mengelola tiga destinasi 3 wisata alam yaitu Wisata Watu Cenik di Dusun Prampelan, Wisata Puncak Joglo di Dusun Sokogunung dan Wisata Menara Pandang di Dusun Sokogunung. Bumdes saat ini memiliki 8 karyawan, dengan penempatan 4 orang sebagai petugas loket karcis masuk, 3 orang sebagai cleaning service di 3 lokasi wisata dan 1 orang sebagai sekretaris yang standby di kantor sekretariat Bumdes yang berada satu lokasi di komplek Balai Desa Sendang. Dalam kesempatan itu Ketua BPD Sendang, Sugiyanto dalam sambutannya mengatakan,”Saya pernah mengadakan survei pada beberapa pengunjung, ternyata sebagian besar mereka menginginkan ada jalur lain setelah kembali dari wisata watu cenik dan puncak joglo karena ada beberapa jalan yang menikung dan menanjak, berarti ini selaras dengan Pemerintah Desa Sendang yang telah menganggarkan kegiatan pembuatan jalan tembus dari puncak joglo menuju Dusun Kolotoko dari dana APBN pada Tahun 2018 ini, sehingga pengunjung dapat menggunakan jalur berbeda saat pulang dari kedua tempat wisata itu untuk mengurangi resiko kepadatan pengunjung yang menggunakan kendaraan roda empat,” papar Sugiyanto. Dia juga mengusulkan apabila akan menaikkan tarif tiket masuk agar dipertimbangkan kenyamanan dan fasilitis pengunjung, jangan sampai terjadi ketika wisata yang dikelola Bumdes sudah booming lalu menaikkan tiket tanpa diimbangi dengan peningkatan fasilitas dan pelayanan maka akan jadi bumerang merosotnya jumlah pengunjung.

Kantor Bumdes

Kantor Sekretariat Bumdes Sendang Pinilih (sendang-wonogiri.desa.id)

 

Kantor Sekretariat Bumdes

Kantor Sekretariat Bumdes Sendang Pinilih (sendang-wonogiri.desa.id)

 

Rakor Bumdes

Sambutan Kades Sendang, Budi Hardono, S.E pada Rakor Bumdes Sendang Pinilih, Rabu 14/3/2018 (sendang-wonogiri.desa.id)

Dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Desa Sendang, Budi Hardono, S.E, “Bumdes harus berinovasi untuk mengembangkan usaha-usaha yang mendatangkan profit atau keuntungan, yang pada akhirnya akan membuat desa menjadi mandiri untuk menyejahterakan masyarakatnya, ini dapat diperoleh manakala desa mempunyai PAD yang cukup, maka mari kita mulai mengembangkan usaha, jangan hanya di sektor kepariwisataan, mungkin dapat dimulai dengan jasa pelayanan masyarakat seperti biro jasa pembayaran pajak kendaraan bermotor, membuka agen gas elpiji, agen pembayaran listrik dan lain sebagainya, tempat sudah kami siapkan di komplek balai desa,” tandas Budi. Saat ini pembangunan kantor sekretariat Bumdes Sendang Pinilih telah mencapai 100% dan telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti terpasangnya meter listrik dan koneksi internet sendiri. Kantor Bumdes ini dibangun dengan dana bantuan keuangan Pemerintah Provinsi Jateng sebesar 30 juta dan swadaya masyarakat hasil keuntungan Bumdes. Saat ini kantor Bumdes telah resmi digunakan untuk kegiatan kesekretariatan, ada 1 karyawan yang selalu standby untuk menerima kunjungan dari tamu-tamu yang akan mengadakan studi banding maupun sebagai tempat pelayanan masyarakat.

Rakor Bumdes

Rakor Bumdes Sendang Pinilih, Rabu 14/3/2018 (sendang-wonogiri.desa.id)

Dalam kesempatan rakor tersebut, petugas loket, Hartono melaporkan jumlah wisatawan yang berkunjung selama 3 bulan mulai Bulan Januari hingga Maret 2018. Adapun rincian pengunjung sebagai berikut, Bulan Januari ada 5.818 orang, Februari 3.958 orang dan Maret (tanggal 1-14) 2.333 orang.  Jumlah pengunjung sampai dengan tanggal 14 Maret 2018 mencapai 12.109 orang atau pendapatan kotor sebesar Rp. 48.436.000,- dan tiket masuk saat ini sebesar Rp. 4.000,- per orang. Jumlah Pengunjung pada Tahun 2017 lalu dari Bulan Januari s/d Desember ada 89.725 pengunjung. Sedangkan tiket parkir di 3 kawasan wisata yang dikelola Bumdes sepenuhnya diserahkan kepada Karang Taruna, agar mereka dapat mandiri untuk melakukan semua kegiatan karang taruna dengan biaya sendiri tanpa membebani dana kas dusun.(admin)

 

Facebook Comments

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan