WASPADA, LONGSOR SUSULAN KEMBALI TERJADI DI DUSUN KEDUNGARENG

sendang-wonogiri.desa.id, SENDANG – Hujan yang melanda Desa Sendang pada Rabu (21/2/2018) kemarin siang hingga sore hari mulai pukul 14.30 WIB hingga 16.00 WIB dengan intensitas tinggi telah mengakibatkan tanah longsor di Dusun Kedungareng Rt 01 Rw 01. Musibah longsor ini merupakan longsor susulan, karena sebelumnya pada tanggal 13/2/2018 yang lalu telah terjadi longsor di lokasi yang sama, yaitu di sebelah utara atau belakang rumah Bapak Atmo Wiyono Sagimin, Dusun Kedungareng Rt 01 Rw 01.

Lokasi Longsor Kedungareng (sendang-wonogiri.desa.id)

Pagi ini, Kamis (22/02/2018) warga Dusun Kedungareng bergotong-royong kerja bakti memindahkan tanah yang longsor di belakang Rumah Pak Atmo dengan dibantu oleh relawan Desa Sendang, staf BPBD Kabupaten Wonogiri sebanyak 8 orang dan anggota PMI Wonogiri sebanyak 5 orang.  Babinsa Sendang, Serda Sunarno juga ikut mengkoordinir warga, mereka bahu-membahu memindahkan tanah tersebut ke tempat yang lebih datar.

 

Longsor Kedungareng (sendang-wonogiri.desa.id)

Warga dan relawan kerja bakti di lokasi longsor Kedungareng

 

Mobil BPBD Wonogiri standby dii lokasi Longsor Kedungareng (sendang-wonogiri.desa.id)

 

Mobil PMI siaga di lokasi Longsor Kedungareng (sendang-wonogiri.desa.id)

 

Diperkirakan pemindahan tanah ini tidak selesai dalam satu hari, kemungkinan besok masih akan dilanjutkan kerja bakti. Dengan musibah longsor susulan ini menjadikan kewaspadaan bagi warga masyarakat yang bermukim di sekitar rumah Pak Atmo, karena kondisi tanah yang gembur dan sedikit bebatuan jika tergerus air hujan yang terus menerus kemungkinan terjadi longsor sangat besar.

 

Kerja bakti di lokasi Longsor Kedungareng (sendang-wonogiri.desa.id)

 

Kerja bakti di lokasi Longsor Kedungareng (sendang-wonogiri.desa.id)

 

Desa Sendang merupakan salah satu desa yang rawan bencana tanah longsor, untuk itu pada tahun 2018 ini telah diusulkan oleh BPBD Kabupaten Wonogiri kepada BNPB untuk mendapatkan bantuan pelatihan Desa Tangguh Bencana. Dengan program tersebut diharapkan desa dengan kekuatan mandiri masyarakatnya mampu mengantisipasi, menghadapi bencana dan bangkit pasca bencana. (adm2)

Facebook Comments

Mungkin Anda juga menyukai

2 Respon

  1. mustaqim qim berkata:

    Semoga segera bisa diatasi dan tidak ada bencana longsor susulan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.