TPA AL MANSHURIN DUSUN GODEAN MENGIKUTI IKHTIBAR JUZ 30

sendang-wonogiri.desa.id, WONOGIRI – TPA Al Manshurin Dusun Godean, Desa Sendang terus menggelorakan gerakan cinta Alquran. Salah satunya melalui keikutsertaan pada kegiatan ikhtibar/ujian ke-1 juz 30 tahfidzul quran yang digelar oleh PC Lembaga Dakwah Islam Indonesia Kecamatan Wonogiri di Masjid Al Barokah, Kelurahan Giritirto, Kecamatan Wonogiri, Ahad (18/2/2018).  Kegiatan yang diikuti 37 peserta dari TPA-TPA yang berasal 4 kelurahan (Wonokarto, Wuryorejo, Wonoboyo, Giritirto) dan 1 desa (Sendang) di Kecamatan Wonogiri tersebut bertujuan untuk mencetak generasi qurani, yakni generasi yang mencintai Alquran, mempelajari, menghafal, memahani isinya, dan melaksanakan ajaran yang terkandung di dalamnya.

Sambutan Ketua Ikhtibar, Sri Mulyono, S.E

“Ikhtibar ke-1 juz 30 tahfidzul quran ini merupakan sebuah kegiatan pengujian atau pengetesan bagi para santri yang telah mencapai target hafalan. Ikhtibar ini bertujuan untuk mengevaluasi serta memonitoring sudah sejauh mana tingkat pencapaian siswa didik halaqoh tahfidzul quran yang berada di bawah binaan TPA/TPQ di Kecamatan Wonogiri,” kata Ketua Panitia, Ustadz Sri Mulyono, S.E.

Ia mengatakan, panitia ikhtibar mempunyai niat kuat mewujudkan generasi penerus (generus) yang memiliki pemahaman agama yang kuat, memiliki akhlakul karimah atau budi pekerti yang luhur, serta mandiri. Salah satu kiat mencapai hal tersebut dengan mencetak generasi yang memiliki pemahaman agama yang kuat, dengan cara melahirkan generasi yang mencintai Alquran. Mereka menghafalkan Alquran dan meneladani seluruh isi ajaran Alquran.

Peserta Ikhtibar dari TPA Al Manshurin (Dok.sendang-wonogiri.desa.id)

Dalam kesempatan ini, TPA Al Manshurin Dusun Godean, Desa Sendang mengirimkan 3 santrinya, yang terdiri dari 1 santri laki-laki, yaitu Ilham Ahmad Nur Fauzi (12 th) dan 2 santri perempuan yaitu Rahmita Zuyuka (11 th) dan Karina Putri (11 th). Rombongan TPA Al Manshurin juga mengikutsertakan orangtua santri juga para ustadz-ustadzah yang selalu setia mendidik para santri penghafal Al Quran. Dari ketiga peserta dari TPA Al Manshurin, hanya Rahmita Zuyuka yang mampu melanjutkan proses seleksi hafalan dengan meraih juara 2.

Peserta ikhtibar mengikuti antrian seleksi (Dok.sendang-wonogiri.desa.id)

Pada saat penutupan, Pembina Halaqoh Tahfidz Al Qur’an Masjid Al Barokah, Agung Susanto, S.E berpesan, dengan berakhirnya ikhtibar tersebut bukan berarti berakhir sudah program pembinaan, melainkan ini adalah sebuah permulaan.  Diharapkan para peserta dapat terus menjaga dan menambah hafalan yang sudah mereka miliki serta dapat menjadi contoh pemimpin yang memiliki jiwa dan berkarakter Alquran. (adm2)

Facebook Comments

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan