RAT Kelompok Budidaya Ikan Mulya Barokah Dusun Godean berjalan lancar

sendang-wonogiri.desa.id, SENDANG Kelompok Budidaya Ikan Karamba Jala Apung (Pokdakan) “Mulya Barokah”, Dusun Godean , Desa Sendang pada Hari Selasa 13/02/2018 mengadakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tutup Buku 2017. Bertempat di Gedung PKK Desa Sendang, acara RAT dimulai pukul 19.30 WIB, dihadiri oleh seluruh anggota Pokdakan yang berasal dari berbagai dusun di wilayah Desa Sendang, diantaranya Dusun Sendang, Dusun Bendorejo, Dusun Gondanglegi bahkan ada juga yang berasal dari dusun lain diluar wilayah Desa Senddang, yaitu Dusun Jatisari, Desa Gumiwanglor, Kecamatan Wuryantoro.

RAT Pokdakan Mulya Barokah (Dok.sendang-wonogiri.desa.id)

Pokdakan Mulya Barokah memperoleh pengesahan Badan Hukum dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor : AHU-0002728.AH.01.07.TAHUN 2015, serta akte pendirian kelompok tercatat di Notaris Firdaus, S.H, M.Kn Nomor : 52 pada tanggal 12 Mei 2015. Kelompok pembudidaya Mulya Barokah ini bergerak di bidang usaha pembesaran Ikan Nila Merah, yang saat ini merupakan primadona produk perikanan lokal di Desa Sendang.

RAT Pokdakan Mulya Barokah (Dok.sendang-wonogiri.desa.id)

Saat ini Pokdakan Mulya Barokah memiliki aset sebanyak 35 petak kolam karamba jala apung, yang terletak di perairan Waduk Gajah Mungkur, Sendang, Wonogiri. Disamping itu juga mempunyai inventaris berupa kapal motor dan peralatan perikanan lainnya seperti jala, timbangan dan lain-lain. Pada Tahun 2017 yang lalu, Pokdakan Mulya Barokah dapat memperoleh hasil dari panen pembesaran ikan nila merah sebesar Rp. 79.308.800,- atau 3.448 kg ikan segar. Setelah dikurangi dengan biaya operasional seperti biaya pembelian pakan sebesar Rp. 62.361.000,-,  biaya pembelian peralatan Rp 911.000 dan operasional lainnya, maka diperoleh keuntungan bersih sebesar Rp. 24.0002.800,-.

Kelompok Pembudidaya Ikan KJA “Mulya Barokah” Dusun Godean Desa Sendang

Dalam laporannya, Ketua Pokdakan Mulya Barokah, Saryono mengatakan, “Tahun 2018 ini kita harus berupaya untuk lebih intensif melakukan seleksi ikan, pemindahan induk ikan untuk pemijahan agar hasil panen bisa lebih meningkat,”. Termasuk kendala utama yang dihadapi kelompok budidaya ikan Pokdakan Mulya Barokah ini hampir sama dengan masalah yang dihadapi oleh kelompok-kelompok pembudidaya lainnya yaitu semakin melambungnya harga pakan yang saat ini mencapai Rp 9.100 per kg. Saat ini belum ada solusi untuk pemberian pakan alternatif.

Pengurus dan Pengelola Pokdakan Mulya Barokah (Dok.sendang-wonogiri.desa.id)

RAT Pokdakan pada malam itu berjalan dengan lancar dan tertib, dan disepakati untuk diadakan gotong-royong secara rutin dua minggu sekali untuk rehab petak karamba dan seleksi pembenihan ikan. Acara RAT ditutup pada pukul 22.00 WIB.

Facebook Comments

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan