SEWA ALAT BERAT UNTUK MEMBUAT JALAN BARU PASCA LONGSOR DUSUN NGLEGONG

SENDANG-sendang-wonogiri.desa.id │ Sendang merupakan suatu desa yang secara geografis termasuk ke dalam daerah daratan tinggi atau pegunungan yang memiliki ketinggian + 500 DPL dengan suhu rata-rata 290 C. Daratan tinggi dengan bebatuan dan tanah gembur hampir terdapat di semua dusun, ini sangat berpotensi terjadinya longsor. Pada tanggal 29 Nopember 2017 lalu, Desa Sendang diguyur hujan dengan intensitas sedang selama dua hari berturut-turut. Kondisi ini mengakibatkan beberapa titik rawan benar-benar terjadi longsor.

Sewa alat berat untuk membuat jalan baru menuju Dusun Nglegong dan Kolotoko pasca longsor

Dari beberapa wilayah di Desa Sendang yang mengalami bencana tanah longsor salah satunya adalah jalan menuju Dusun Nglegong dan Dusun Kolotoko, wilayah ini mengalami bencana longsor yang cukup parah, hingga satu-satunya akses jalan menuju kedua dusun tersebut mengalami putus total. Kondisi ini dialami kedua dusun hampir tiga bulan lebih, sehingga roda perekonomian lumpuh, pada 2 minggu pasca bencana, warga masyarakat dari kedua dusun ini disuplai sembako oleh para relawan yang dikoordinir oleh pemerintah Desa Sendang melalui jalan setapak menempuh kurang lebih 1 km.

Kades Sendang, Budi Hardono, S.E bersama warga menunggu kedatangan alat berat

Pada Hari ini, Kamis, 8/2/2018, Kepala Desa Sendang, Budi Hardono, S.E berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Wonogiri menyewa alat berat guna membuat jalan baru dengan biaya swadaya masyarakat yang dihimpun dari para donatur, rencananya tahun 2018 ini, Desa Sendang juga menganggarkan dana dari APBN untuk pembuatan jalan baru, karena jalan lama yang longsor sudah tidak dapat direhab bahkan masih beresiko longsor, ini ditandai dengan kondisi tanah yang masih bergerak.

Alat berat mulai beroperasi membuka jalan baru

Alat berat ini sudah mulai beroperasi membuka jalan baru dengan dibantu warga masyarakat dua dusun dengan memindahkan pepohonan yang telah ditebang agar memudahkan pekerjaan. Diperkirakan pekerjaan ini membuat akses jalan sepanjang + 500 m ini akan memakan waktu kurang lebih 1 bulan, dan ini pun baru tahap membuka jalan, belum pembuatan makadam dan pemasangan bis beton di beberapa titik karena terdapat aliran air.

Warga membantu memindahkan kayu-kayu yang ditebang untuk membuat jalan baru

Pemerintah Desa Sendang juga berharap agar Pemerintah Daerah maupun Pusat juga ikut membantu membuat akses jalan untuk menghubungkan dua dusun yang terisolir ini agar kehidupan mereka pulih seperti sediakala. “Kami sudah berkoordinasi dengan BPBD dan Pemerintah Kabupaten, mudah-mudahan segera ada tindaklanjut penanganan pasca bencana ini, dan kami juga menyadari Tahun 2017 kemarin Kabupaten Wonogiri memang baru mendapatkan ujian berat dengan terjadinya bencana tanah longsor dan banjir,” tandas Budi.

Selanjutnya masyarakat dua dusun, yaitu Dusun Nglegong dan Kolotoko akan secara rutin bergotong-royong membantu membuat jalan baru agar akses jalan kembali normal. (ad2)

Facebook Comments

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan