ASAL USUL NAMA DUSUN SELOPUKANG

Selopukang adalah nama sebuah dusun yang berada di bawah wilayah pemerintahan Desa Sendang. Selopukang berasal dari dua kata yang disatukan menjadi  satu kata “Selopukang”. Selo artinya batu dan Pukang artinya paha. (batu yang berbentuk paha). Konon pada jaman dahulu ada tiga ekor binatang yang saling berseteru.

SD Negeri Selopukang

Dimanapun dan kapanpun ketiga binatang itu bertemu selalu bertengkar dan saling menyerang. Ketiga binatang tersebut adalah Gajah, Buaya (boyo, jawa), dan seekor Naga Raksasa (nogo, jawa). Menurut cerita orang – orang terdahulu yang tinggal di Dusun Selopukang, ketiga binatang tersebut bertemu dan bertengkar adu kekuatan. Binatang yang sama – sama kuat dan buas. Sampai akhirnya pertengkaran berakhir dengan binasanya ketiga binatang tersebut.

Balai Dusun Selopukang

Masing – masing tubuh binatang hancur dan terlempar kemana – mana. Salah satunya adalah paha gajah yang terputus dan terlempar sampai ke suatu wilayah dan berubah menjadi batu. Batu yang berbentuk paha gajah itulah yang kemudian dijadikan nama dusun “SELOPUKANG”. Buaya terlempar ke suatu hutan dan akhirnya menjadi nama daerah tersebut yaitu Wonoboyo yang artinya wono = hutan, boyo = buaya. Kemudian Naga raksasa terlempar sampai ke daerah Manyaran dan dijadikan nama Umbul Nogo. (eds2)

Facebook Comments

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan